BERITASEMARANG.ID — Universitas Diponegoro (UNDIP) resmi mengoperasikan 220 unit sepeda listrik (e-bike) untuk mendukung mobilitas civitas academica di area kampus, Jumat (4/9). Langkah inovatif ini menjadi wujud nyata komitmen kampus Biru dalam menekan emisi karbon dan memperkuat ekosistem smart transportation.
Menariknya, ratusan unit e-bike tersebut dirakit sepenuhnya oleh tangan-tangan kreatif mahasiswa Sekolah Vokasi UNDIP. Kehadiran moda transportasi ramah lingkungan ini merupakan hasil kolaborasi global dengan WanWay Technology yang diinisiasi sejak tahun lalu.
Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., menegaskan bahwa inovasi ini tidak hanya berfokus pada penyediaan fasilitas, tetapi juga proses transfer teknologi dan peningkatan pemingkatan indikator GreenMetric universitas.
“E-Bike ini mendukung komitmen UNDIP terhadap keberlanjutan. Proses assembling-nya dilakukan 100 persen di Sekolah Vokasi. Namun, kemampuan membangun ini harus berjalan beriringan dengan komitmen merawat agar manfaatnya terus berlanjut,” ujar Prof. Suharnomo usai peresmian di Pelataran Gedung Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Fakultas Teknik.
Pengoperasian e-bike dirancang berbasis sistem transportasi pintar terintegrasi. Pengguna cukup memindai kode QRIS untuk transaksi pembayaran serta wajib mengambil dan mengembalikan unit di 25 titik parkir resmi yang tersebar di perimeter kampus.
Direktur Reputasi, Kemitraan, dan Konektivitas Global UNDIP, Prof. Dr. Ir. Hadiyanto, S.T., M.Sc., IPU, menambahkan bahwa keberadaan e-bike akan menjadi pilar penting penggerak transportasi rendah karbon di kawasan Universitas Diponegoro.

Komentar