BERITASEMARANG.ID — Universitas Diponegoro (UNDIP) resmi membawa inovasi Artificial Fish Apartment (AFA) ke tahap hilirisasi bisnis. Habitat ikan modular berbahan limbah Fly Ash and Bottom Ash (FABA) PLTU Batang ini kini dipersiapkan masuk rantai pasok komersial melalui skema Business Matching dan dukungan Hibah Dorongan Teknologi Kemendikti Saintek.
Menggandeng PT Bhimasena Power Indonesia (PT BPI), AFA dirancang sebagai kubus beton terbuka yang saling mengunci untuk memulihkan ekosistem laut sekaligus menerapkan konsep ekonomi sirkular.
Berdasarkan pemantauan lapangan, struktur ini terbukti diminati 13 spesies ikan dengan 111 individu menghuni kawasan tersebut.
Tidak hanya menjual unit struktur, UNDIP kini memperluas cakupan layanan AFA—mulai dari perencanaan lokasi, pemasangan, hingga pemantauan biodiversitas—guna membidik sektor industri, pariwisata bahari, hingga program CSR/ESG perusahaan.
Langkah strategis ini diharapkan mampu memperkuat sinergi kampus dan industri demi mewujudkan pembangunan pesisir yang berkelanjutan.

Komentar