Pendidikan Semarang

USM Bedah Strategi Kota Tangguh dan Layak Huni  

BERITASEMARANG.ID — Program Studi S1 Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Universitas Semarang (USM) sukses menggelar seminar nasional bertajuk “Kota Tangguh dan Layak Huni” di Gedung Menara USM Lantai 7 serta disiarkan secara hybrid via Zoom Meeting.

​Kegiatan dibuka oleh Wakil Dekan Fakultas Teknik USM, Dr. Kusrin, S.T., M.T., yang menekankan pentingnya sinergi akademisi, mahasiswa, dan praktisi dalam melahirkan solusi penataan ruang yang adaptif dan menjawab tantangan nyata di lapangan.

​Pakar sosio-ekonomi dari USM, Dr. Hendrianto Sundaro, S.E., M.T., menyingkap daya adaptasi kampung kota dalam menghadapi krisis sistemik. Berdasarkan risetnya di Semarang, terungkap tiga pola adaptasi UMKM lokal: Adaptif-Inovatif berbasis digital di pusat kota, Adaptif-Konservatif di kawasan pesisir/industri, dan Adaptif-Kohesif yang mengandalkan ikatan sosial di perbukitan.

​”Ketahanan perkotaan di abad ke-21 tidak dibangun dari beton dan infrastruktur semata, melainkan berawal dari daya lenting komunitas lokal dan ekonomi akar rumputnya,” tegas Hendrianto.

​Isu tata ruang pesisir turut diulas oleh Direktur CV Geopaksi Karya Konsultan, Prayogi, S.T., M.Si. Ia menyoroti pentingnya integrasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) darat dan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) laut guna mencegah konflik ruang, meredam ancaman abrasi/rob, serta mendukung ekonomi biru yang berkelanjutan.

Honda Super-ONE Resmi Bisa Dipesan di Indonesia: Mobil Listrik Rasa Petrolhead, Jatah Cuma 100 Unit  

​Sementara itu, Ketua Ikatan Ahli Perencana (IAP) Jawa Tengah, Arif Gandapurnama, S.T., M.T., memaparkan bahwa memadati perkotaan sebesar 66,6% penduduk Indonesia pada 2035 memerlukan pemenuhan 28 indikator kualitas hidup (ISO 37123 & MLCI), penyediaan Ruang Terbuka Hijau/Biru, serta infrastruktur inklusif dalam menghadapi ancaman disrupsi AI hingga urban heat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement