BERITASEMARANG.ID – Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang melepas 2.418 wisudawan dalam prosesi Wisuda ke-98 yang digelar di Auditorium Unissula, Sabtu (19/9/2026). Para lulusan tersebut berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa reguler, pejabat publik, lulusan internasional hingga penghafal Al-Qur’an.
Dari total 2.418 wisudawan, terdiri atas 43 lulusan program Diploma III (D3), 1.084 sarjana, 1.171 magister, dan 120 doktor. Unissula mencatat 89,2 persen lulusan meraih predikat cumlaude, sementara 10,8 persen lainnya lulus dengan predikat sangat memuaskan.
Menariknya, di antara ribuan wisudawan tersebut terdapat 50 pejabat publik yang berasal dari berbagai sektor, mulai dari TNI, Polri, kejaksaan, kehakiman, legislatif, pemerintahan, KPU, BUMN, perguruan tinggi hingga sektor swasta.
Dari lingkungan Polri, sejumlah wisudawan tercatat menduduki jabatan strategis, di antaranya Brigjen Pol Dr dr Muhammad Mas’udi SpN, Kombes Pol Dr dr Erwinn Zainul Hakim MARS MHKes, Kombes Pol Dr dr Agung Hadi Wijanarko SpBM SH MH, Kombes Pol Dr Mujianto SIK MH MHan, Kombes Pol Dr Yusfandi Usman SIK MIK, hingga Kombes Pol Dr dr Muhammad El Yandiko SpAn-TI MM MARS.
Selain itu terdapat sejumlah perwira kepolisian lainnya, seperti AKBP Dr Ari Prayitno SIK MIK yang menjabat Kapolres Mamuju Tengah, AKBP Dr Yanto Mulyanto P SH SIK MSi sebagai Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jatim, serta AKBP Dr Christian Tonato SSos SH MH sebagai Kasubbid Provos Bidpropam Korbrimob Polri.
Dari institusi kejaksaan dan peradilan, tercatat nama Dr H Ridwan SH MH selaku Ketua Pengadilan Negeri Sidoarjo Kelas 1A Khusus, Dr Haryoko Ari Prabowo SH MHum sebagai Asisten Khusus Jaksa Agung, serta sejumlah pejabat kejaksaan lainnya, termasuk para kepala kejaksaan negeri di sejumlah daerah.
Sementara dari unsur legislatif dan pemerintahan, terdapat Dr Agus Sopian SE SH MKes MH yang merupakan Anggota DPRD Kabupaten Kutai Barat dan Imam Sucipto MPd selaku Anggota DPRD Kabupaten Tangerang.
Ada pula Dr Ir Endah Murtiana Sari ST MT MM selaku Rektor Universitas Sains Indonesia, Dr Ir Bambang Istiyanto SSiT MT selaku Direktur Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan Tegal, serta sejumlah pejabat pemerintahan daerah dan BUMN.
Keberagaman juga terlihat dari hadirnya 14 wisudawan internasional. Mereka berasal dari Malaysia dan Timor Leste.
Dua wisudawan dari Malaysia yakni Abdul Hadi Bin Mahzan dan Samira Binti Mohamed Toufik, keduanya menempuh studi pada Program Magister Pendidikan Agama Islam.
Sementara dari Timor Leste terdapat Roberto Jeronimo Cristavao dan Mario Tomas Da Conceicao dari Program Magister Hukum. Selain itu, sejumlah mahasiswa Timor Leste juga menyelesaikan pendidikan Magister Keperawatan, di antaranya Olandina Da Silva Pereira, Lino Aparicio Pires Gusmao, Januario De Carvalho Gama, Maria Candida Dos Reis, Domingos Guterres, Andre Soares Dos Santos, Febriana Soares De Araujo, Carlos Borromeu De Assis Belo, Juliao De Deus dan Luisa Da Costa Belo.
Tak hanya pejabat publik dan mahasiswa internasional, sejumlah wisudawan Unissula juga merupakan penghafal Al-Qur’an.
Di antaranya Rossa Nafarah AH SPsi dan Keshia Pritandini AH SPsi dari Fakultas Psikologi, Aisyah Wulandari AH SIKom dari Program Studi Ilmu Komunikasi, Ni’amatul Diana AH SPd dari Fakultas Agama Islam, serta Diva Azzahra AH SKom dan Farhan Alrasyid Nasution AH ST dari Fakultas Teknologi Industri.
Dari Fakultas Agama Islam juga terdapat Taufiqulloh Muhammad Bilal AH SH, Sa’ad Abdurrosyid AH SPd, Abdul Mufid AH SPd, M Imam Nurrohmadi AH SPd, Muhammad Taufik Harahap AH SPd dan Amelia Hielwa AH SPd.
Unissula Dorong Lulusan Terus Berkarya

Rektor Unissula, Prof Dr H Gunarto SH MH, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Unissula saat ini terus memperkuat kualitas sebagai perguruan tinggi unggul.
Menurutnya, Unissula telah meraih akreditasi institusi unggul dari Badan Akreditasi Nasional. Kampus tersebut juga tengah berproses menuju akreditasi internasional ACQUIN yang berbasis di Jerman.
“Insya Allah bulan Desember akhir tahun ini sebanyak 53 prodi Unissula akan meraih akreditasi internasional dari ACQUIN,” ungkap Prof Gunarto.
Di hadapan ribuan wisudawan, ia berpesan agar gelar akademik yang diperoleh tidak berhenti pada seremoni wisuda, tetapi diwujudkan melalui karya dan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
Prof Gunarto juga mengingatkan para lulusan untuk terus berbuat kebaikan serta meningkatkan birrul walidain atau berbakti kepada kedua orang tua.
Menurutnya, berbakti kepada orang tua bukan hanya bentuk kewajiban, tetapi juga merupakan bukti cinta dan kasih sayang kepada orang tua yang telah memberikan jasa besar dalam perjalanan kehidupan anak.
Dengan latar belakang yang beragam, mulai dari pejabat publik, profesional, mahasiswa internasional hingga para penghafal Al-Qur’an, Wisuda ke-98 Unissula menjadi momentum pelepasan lulusan untuk melanjutkan kiprah mereka di berbagai bidang kehidupan dan pengabdian kepada masyarakat.

Komentar