Pendidikan

USM LCC Jajaki Kerja Sama Strategis dengan PT Enle Indonesia Tech

BERITASEMARANG.ID – Pusat Bahasa dan Budaya Universitas Semarang (USM LCC) terus memperluas jejaring kolaborasinya. Terbaru, USM LCC menjajaki kerja sama strategis dengan PT Enle Indonesia Tech guna merespons kebutuhan pasar kerja dan penguasaan bahasa di era digital serta ekspansi kawasan industri di Jawa Tengah.

​Penjajakan ini ditandai dengan kunjungan General Manajer PT Enle Indonesia Tech, Eric Feng, ke kantor LCC di Gedung Ir Widjatmoko, USM, Jl. Soekarno Hatta, Semarang. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh perwakilan USM LCC, Adiprana Yogatama.

​Fokus Kerja Sama: BIPA hingga Persiapan Studi Luar Negeri

​Adiprana Yogatama menjelaskan bahwa terdapat beberapa poin krusial yang menjadi fokus potensi kerja sama kedua belah pihak, di antaranya:

  • Pelatihan BIPA: Pelatihan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) khusus untuk staf PT Enle dan tenaga kerja asal China.
  • Kelas Bahasa Mandarin: Penyelenggaraan kelas Mandarin untuk internal mahasiswa USM maupun masyarakat umum.
  • Layanan Profesional: Mencakup penerjemahan dokumen resmi dan pelatihan ekspor-impor.
  • Edukasi Global: Persiapan penyelenggaraan pendidikan ke luar negeri bagi calon mahasiswa atau profesional.

​PT Enle Indonesia Tech sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang teknologi dan manajemen sumber daya manusia (outsourcing). Perusahaan ini dikenal aktif mengelola tenaga kerja profesional di bidang Finance, Tax, Business Development, hingga Customer Service.

​Menjawab Tantangan KIK dan KITB

​Direktur USM LCC, Adi Ekopriyono, menegaskan bahwa di era sekarang, kolaborasi adalah kunci utama untuk berkembang. Ia menyoroti keberadaan Kawasan Industri Kendal (KIK) dan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) yang memicu gelombang investasi asing, terutama dari China.

Perkuat Transparansi, OJK dan SRO Tuntaskan 4 Agenda Reformasi Pasar Modal

​”KIK dan KITB membuka peluang besar bagi investor dan pekerja asing. Oleh karena itu, program BIPA menjadi sangat krusial bagi mereka, sementara penguasaan Bahasa Mandarin menjadi kebutuhan mendesak bagi para pemangku kepentingan lokal,” ujar Adi.

​Agenda Mendatang: TOEFL ITP 29 April 2026

​Selain penjajakan dengan PT Enle, USM LCC juga mengumumkan agenda rutin peningkatan kompetensi bahasa Inggris. Bekerja sama dengan Indonesian International Education Foundation (IIEF), USM LCC akan kembali menggelar tes TOEFL ITP pada 29 April 2026.

​Tes ini menjadi syarat penting bagi berbagai keperluan akademik dan karier, seperti:

  1. ​Syarat kelulusan studi.
  2. ​Seleksi beasiswa dalam negeri (LPDP).
  3. ​Syarat rekrutmen BUMN dan instansi pemerintah.
  4. ​Penempatan kelas bahasa.

​Melalui berbagai inisiatif ini, Adi berharap USM LCC dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Universitas Semarang yang telah menyandang predikat Unggul. “Kami terus meningkatkan sinergitas internal dan eksternal demi membawa USM semakin jaya,” pungkasnya.

Perkuat Hubungan Industrial, CCEP Indonesia dan Serikat Pekerja Resmi Sepakati PKB 2026-2028

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement