Ekonomi Jateng

Pastikan Pasokan LPG Jateng Aman, Gubernur Luthfi Minta Polda Sikat Praktik Penimbunan

BERITASEMARANG.ID – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, melakukan peninjauan langsung ke Stasiun Pengangkutan dan Pengisian Bulk Elpiji (SPPBE) Wijaya Sarana Gasindo, Karanganyar, pada Rabu (8/4/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan dan kelancaran distribusi LPG subsidi di wilayah tersebut.

​Dalam kunjungannya, Gubernur menegaskan bahwa ketersediaan energi di Jawa Tengah dalam posisi stabil dan masyarakat tidak perlu merasa khawatir.

​Instruksi Tegas: Tertibkan Sektor Usaha

​Gubernur Ahmad Luthfi menginstruksikan seluruh Kepala Daerah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk aktif melakukan pengawasan di lapangan. Fokus utamanya adalah memastikan LPG 3 kg benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak.

​Beliau menyoroti beberapa sektor usaha yang masih sering ditemukan menggunakan LPG subsidi, di antaranya:

AXIS Nation Cup 2026 Siap Jaring 16 Ribu Pesepak Bola Muda di 40 Kota

-. ​Hotel dan Restoran

-. ​Usaha Katering (Horeka)

-. ​Jasa Laundry

​”Kami akan melakukan penertiban bagi sektor usaha tersebut dan mendorong mereka untuk segera beralih ke LPG non-subsidi,” tegas Luthfi.

​Gandeng Polda Jateng Awasi Penimbunan

Satlinmas Kota Semarang Diuji Sambut Agenda Nasional

​Selain pengawasan di tingkat daerah, Gubernur juga meminta dukungan penuh dari aparat penegak hukum. Koordinasi dengan Polda Jawa Tengah terus diperkuat untuk mengungkap potensi praktik ilegal seperti penimbunan maupun pengoplosan LPG yang merugikan masyarakat.

​”Masyarakat tidak perlu khawatir atau terpengaruh isu dari wilayah lain. Dipastikan tidak ada penimbunan, distribusi berjalan dengan baik dan terpantau,” tambahnya.

​Kondisi Stok LPG Terkini

​Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Fanda Chrismianto, melaporkan bahwa ketahanan stok LPG di Jawa Tengah saat ini mencapai 14.752 Metrik Ton (MT).

​Khusus untuk wilayah Karanganyar, alokasi harian LPG 3 kg tercatat sebesar 143,8 MT yang disalurkan melalui agen dan pangkalan resmi. Pertamina menjamin penyaluran tetap optimal dan mengimbau masyarakat untuk selalu membeli di pangkalan resmi agar mendapatkan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Sinergi IAIN Pontianak dan UIN Walisongo Ubah Riset Jadi Solusi  

​Imbauan Konsumsi Bijak

​Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menutup peninjauan ini dengan pesan agar masyarakat menggunakan energi secara bijak dan sesuai kebutuhan. Dengan konsumsi yang wajar dan tepat sasaran, ketahanan energi di wilayah Jawa Tengah dapat terus terjaga dan dinikmati secara merata oleh masyarakat luas.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement