Pendidikan Semarang

Tim PkM MH USM Dorong Kesadaran Partisipasi Pemilu di Tugurejo

BERITASEMARANG.ID – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Dosen Magister Hukum Universitas Semarang (MH USM) menggelar Sosialisasi Hukum guna memacu partisipasi masyarakat dalam menghadapi kontestasi politik, mulai dari Pilkada, Pilpres, Pileg, hingga pemilihan DPD.

​Kegiatan yang berlandaskan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu tersebut dilaksanakan di Balai Kelurahan Tugurejo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Senin (27/4). Tim PkM ini dipimpin oleh Dr. Drs. Adv. H. Kukuh Sudarmanto, BA., S.Sos., SH., MH., MM., beranggotakan Dr. Muhammad Junaidi, SHI., MH., dan Dr. Kadi Sukarna, SH., M.Hum.

​Dalam paparannya, Dr. Kukuh Sudarmanto menjelaskan bahwa UU Nomor 7 Tahun 2017 menegaskan Pemilu sebagai sarana kedaulatan rakyat yang berasaskan langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (Luber Jurdil). Menurutnya, tingkat partisipasi warga merupakan indikator krusial bagi kualitas demokrasi.

​”Partisipasi masyarakat adalah kunci. Melalui Pemilu, warga menentukan pemimpin dan arah kebijakan pembangunan. Namun, kita akui masih ada kendala, seperti kurangnya kesadaran hak pilih serta sosialisasi yang belum optimal. Inilah tugas kita bersama untuk memperbaikinya,” ujar Kukuh saat menyampaikan sambutan, sekaligus menyampaikan salam hangat dari Rektor USM, Dr. Ir. Supari Priambodo, ST., MT.

​Lurah Tugurejo, MT. Munjaenah, SE., memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif akademisi USM ini. Ia berharap wawasan yang dibagikan dapat ditularkan kepada warga lainnya agar angka partisipasi di wilayahnya meningkat signifikan.

Antisipasi BBM Naik, Nasmoco Bongkar Rahasia Irit Veloz Hybrid Lewat “Cut Body”

​”Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kami berharap pemahaman warga semakin mendalam, sehingga mereka tidak sekadar datang ke TPS, tapi paham akan pentingnya suara mereka bagi masa depan bangsa,” tutur Munjaenah.

​Acara yang berlangsung interaktif ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari LPMK, RT/RW, PKK, Karang Taruna, hingga tokoh agama (Toga) dan tokoh masyarakat (Tomas). Turut hadir pula Babinsa dan Bhabinkamtibmas guna memastikan sinergi keamanan dan kelancaran proses demokrasi di tingkat kelurahan.

​Sebagai bentuk apresiasi atas antusiasme peserta, tim PkM USM memberikan apresiasi khusus berupa beras dan sarung bagi warga yang aktif berdialog dan mengajukan pertanyaan selama sesi sosialisasi berlangsung.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement