BERITASEMARANG.ID – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo tengah melakukan persiapan akhir untuk memberangkatkan kelompok terbang (kloter) terakhir menuju Tanah Suci pada Kamis, 21 Mei 2026. Kloter 81, yang akrab dijuluki sebagai “Kloter Sapu Jagat,” akan menjadi rombongan pamungkas yang menutup seluruh rangkaian fase keberangkatan jemaah haji asal Jawa Tengah musim ini.
Ketua PPIH Embarkasi Solo, Fitriyanto, mengungkapkan bahwa hingga Minggu (17/5/2026), tercatat sudah ada 75 kloter yang masuk ke Asrama Haji Donohudan Boyolali dari total target 81 kloter.
Asal-usul Nama “Kloter Sapu Jagat”
Penamaan unik ini bukan tanpa alasan. Kloter 81 disebut “Sapu Jagat” karena komposisi jemaah calon hajinya merupakan gabungan dari hampir seluruh 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
”Ini yang kita sering sebut dengan kloter Sapu Jagat karena dari seluruh kabupaten ada di kloter-kloter terakhir itu. Insyaallah sudah kita siapkan jemaahnya dan semua yang masih tinggal di asrama ini akan kita berangkatkan seluruhnya,” ujar Fitriyanto saat jumpa pers di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Minggu (17/5/2026).
Para jemaah di kloter ini merupakan barisan cadangan yang naik porsi untuk mengisi kursi kosong (open seat). Kursi kosong tersebut terjadi akibat adanya jemaah calon haji reguler yang terpaksa menunda keberangkatan karena faktor kesehatan atau kendala dokumen. PPIH juga memastikan tidak ada penggabungan jemaah dari embarkasi lain untuk kloter pamungkas ini.
Nasib Jemaah yang Tertunda Sakit
Terkait jemaah yang sempat tertunda karena masalah kesehatan, Fitriyanto menjelaskan saat ini ada sekitar 50-an jemaah yang kondisinya terus dipantau secara intensif.
-. Jika Pulih: Jika dalam sisa waktu lima hari ke depan mereka dinyatakan sehat, memenuhi syarat Istitha’ah kesehatan, serta layak terbang (fit to fly), panitia akan langsung memberangkatkan mereka bersama kloter terakhir.
-. Jika Batal Permanen: Bagi jemaah yang terpaksa batal berangkat secara permanen tahun ini, porsi keberangkatannya dapat dilimpahkan kepada ahli waris atau keluarga dekat pada musim haji tahun depan.
Imbauan Penting Jemaah Kloter Akhir: Langsung Istirahat Total
Mengingat situasi di Kota Makkah yang saat ini sudah sangat padat menjelang puncak haji, PPIH memberikan atensi khusus pada kesiapan fisik jemaah Kloter 81.
Setibanya di Arab Saudi, jemaah kloter akhir ini hanya memiliki waktu tunggu yang sangat singkat—sekitar dua hingga tiga hari saja—sebelum seluruh jemaah bergerak ke Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Oleh karena itu, pasokan energi yang prima sangat mutlak diperlukan.
Fitriyanto mengimbau agar para jemaah langsung melakukan istirahat total selepas melaksanakan ibadah umrah wajib.
”Begitu selesai umrah harus betul-betul istirahat karena dua atau tiga hari ke depan setelah mereka datang di Makkah itu sudah memasuki puncak ibadah haji. Bagi jemaah kloter akhir ini, siapkan obat-obatan rutin jangan sampai ketinggalan, jaga pola hidup sehat dan makan teratur,” pungkasnya.

Komentar