BERITASEMARANG.ID – Sebanyak puluhan mahasiswa Program Studi S-1 Teknik Sipil Universitas Semarang (USM) yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) menggelar Field Trip 2026 ke lokasi megaproyek Jalan Tol Jogja–Solo pada Senin (1/6/2026).
Kunjungan lapangan ini dilakukan untuk melihat langsung implementasi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang menjadi urat nadi baru konektivitas di Pulau Jawa.
Mengusung tema “Belajar dari Struktur, Berkarya untuk Masa Depan”, kegiatan ini didampingi langsung oleh jajaran dosen ahli sekaligus Ketua Program Studi S-1 Teknik Sipil USM, Dr. Dhamang Budi Cahyono, S.T., M.T., IPM., ACPE, bersama Ir. Ngudi Hari Crista, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng, dan Ir. Kukuh Wisnuaji Widiatmoko, S.T., M.T.
Jembatani Teori Kampus dan Realita Lapangan
Ketua Program Studi S-1 Teknik Sipil USM, Dr. Dhamang Budi Cahyono, menyampaikan bahwa field trip ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap penerapan ilmu teknik sipil secara riil di industri.
Melalui agenda ini, mahasiswa mendapatkan kesempatan langka untuk membedah proses perencanaan, pelaksanaan konstruksi, manajemen proyek, hingga adopsi teknologi mutakhir yang diterapkan dalam pembangunan jalan tol tersebut.
”Field trip merupakan salah satu metode pembelajaran yang efektif untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai dunia konstruksi yang sesungguhnya. Mahasiswa tidak hanya mempelajari aspek teknis pembangunan infrastruktur, tetapi juga memahami tantangan dan solusi yang diterapkan dalam pelaksanaan proyek berskala besar,” ujar Dr. Dhamang.
Bedah Inovasi hingga Manajemen K3
Selama berada di lokasi proyek, para mahasiswa USM mendapatkan pemaparan komprehensif dari pihak pengembang proyek. Beberapa poin krusial yang dipelajari antara lain:
-. Tahapan Pelaksanaan Pekerjaan: Proses timeline pembangunan dari hulu ke hilir.
-. Sistem Pengendalian Mutu (Quality Control): Standar tinggi yang diterapkan agar infrastruktur tahan lama.
-. Aspek K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja): Penerapan zero accident di lingkungan proyek berskala besar.
-. Inovasi Teknologi: Penggunaan teknologi konstruksi modern yang efisien dan ramah lingkungan.
Tidak sekadar mendengarkan paparan teori, para mahasiswa juga memanfaatkan momentum ini untuk berdiskusi aktif dan melakukan tanya jawab interaktif langsung dengan para praktisi serta tenaga ahli yang mengawal proyek Tol Jogja–Solo tersebut.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para lulusan Teknik Sipil USM tidak hanya unggul secara akademis di dalam kelas, namun juga siap kerja dan responsif terhadap dinamika serta inovasi industri konstruksi masa depan.

Komentar