Jateng

Pemprov Jateng Kucurkan Miliaran Rupiah untuk Perbaikan Jalan di Pantura Barat

BERITASEMARANG.ID – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kemantapan jalan provinsi di wilayahnya pada 2026. Sebab, saat ini kondisi kemantapannya mengalami penurunan akibat hujan berkepankangan di awal tahun.

Padahal, Jawa Tengah sempat berhasil meraih peringkat kedua nasional dalam capaian kemantapan jalan pada 2025 dengan persentase mencapai 94 persen.

Penegasan tersebut disampaikan Ahmad Luthfi saat memaparkan program pembangunan dalam Rembug Pembangunan yang digelar di Pendapa Ki Gede Sebayu, Kota Tegal, Senin, 22 Juni 2026.

Kegiatan itu dihadiri kepala daerah dari wilayah pengembangan (WP) Bregasmalang yang meliputi Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal, Kota Tegal, dan Kabupaten Pemalang, serta wilayah Petanglong yang mencakup Kabupaten Batang, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, dan Kabupaten Pemalang.

Di Kabupaten Brebes, anggaran sebesar Rp9,345 miliar dialokasikan untuk pemeliharaan rutin sepanjang 143 kilometer jalan provinsi. Selain itu, Rp14,23 miliar disiapkan untuk peningkatan ruas Bumiayu–Salem dan Sirampog–Bumiayu, serta Rp9,39 miliar untuk rehabilitasi ruas Kersana–Bandungsari, Bandungsari–Pananggapan, dan Bandungsari–Salem.

Siswa SMP IT Harapan Bunda Semarang Raih Medali Perak di Ajang Taekwondo Internasional 2026

Sementara itu, Kabupaten Pemalang dianggarkan untuk meleiharaan rutin sebesarRp6,1 miliar. Kabupaten Pekalongan memperoleh alokasi Rp5,67 miliar untuk pemeliharaan rutin dan Rp5,27 miliar untuk peningkatan jalan pada ruas Wiradesa–Kajen.

Adapun untuk Kabupaten Batang mendapatkan anggaran pemeliharaan sebesar Rp5,06 miliar untuk ruas jalan sepanjang 76,99 kilometer.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro menyatakan kesiapannya dalam menjalankan program pemeliharaan jalan yang telah direncanakan.

“Secara keseluruhan untuk alokasi ruas jalan sudah kita plotting,” ujar Henggar.

Pemprov Jateng Siapkan Paket Wisata Lintas Daerah Lewat Konsep Aglomerasi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement