BERITASEMARANG.ID — Jawa Tengah siap mengukir sejarah baru sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI yang akan berlangsung di Kota Semarang pada 12–19 September 2026. Setelah 47 tahun menunggu, penyelenggaraan kali ini membawa sejumlah terobosan perdana sepanjang sejarah MTQ Nasional.
Kementerian Agama RI mengonfirmasi dua inovasi utama dalam perhelatan ini: peluncuran Majelis Kode Etik Dewan Hakim untuk menjamin transparansi serta integritas penilaian, dan eksibisi Cabang Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara (PDSRW) bagi tuli muslim menyusul terbitnya Mushaf Al-Qur’an Standar Isyarat. Selain itu, agenda internasional berupa seminar keilmuan Islam yang menghadirkan pakar dunia turut disiapkan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mematangkan persiapan teknis, khususnya penataan Lapangan Simpang Lima Semarang yang menjadi lokasi Opening dan Closing Ceremony. Penataan venue dijadwalkan mulai 18 Agustus 2026, selepas rangkaian peringatan HUT ke-81 RI.
Rangkaian acara akan dibuka dengan Malam Ta’aruf pada 11 September, Pawai Ta’aruf, serta dimeriahkan festival rebana, lomba kaligrafi, dan pemecahan rekor menyanyikan Mars MTQ yang menargetkan 100 ribu peserta. Pemprov Jateng berkomitmen memberikan pelayanan dan keramahan terbaik bagi seluruh kafilah se-Indonesia.

Komentar