BERITASEMARANG.ID – Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Tengah menyediakan layanan pijat bugar bagi para peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026. Berlokasi di Kantor Dinsos Jateng, Semarang, stan pijat ini melibatkan 20 terapis disabilitas netra dari empat panti sosial binaan Pemprov Jateng.
Layanan ini menjadi oase penawar lelah bagi para kafilah usai menempuh perjalanan jauh dan bersaing dalam perlombaan. Rosyid, peserta cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) asal Sumatera Barat, mengaku sangat terbantu setelah harus duduk delapan jam di depan laptop.
Hal senada disampaikan Zukhrufil Shodri, peserta cabang Tilawah Remaja asal Sumatera Barat, yang menilai fasilitas ini sebagai inovasi baru yang sangat bermanfaat selama penyelenggaraan MTQ Nasional.
Salah satu terapis dari PPSDSN Penganthi Temanggung, Agus Setyawan, mengapresiasi ruang yang diberikan Pemprov Jateng. Keterampilan massage yang dipelajarinya selama di panti rehabilitasi sosial tak hanya memberikannya penghasilan tambahan, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan optimisme untuk hidup mandiri.
Sekretaris Dinsos Jateng, Isriadi Widodo, menjelaskan bahwa program ini berjalan sesuai arahan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin Maimoen. Layanan dibuka pada 13–19 September 2026 pukul 14.00–20.00 WIB dengan tarif Rp50.000 per jam.
Fasilitas ini mengusung dua misi utama: menjaga kebugaran para kafilah sekaligus memberdayakan ekonomi dan keterampilan penyandang disabilitas netra.

Komentar