BERITASEMARANG.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat swasembada pangan melalui modernisasi pertanian dari hulu hingga hilir.
Salah satunya dengan mendorong elektrifikasi penggilingan padi skala kecil untuk menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan efisiensi pengolahan hasil panen.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meresmikan elektrifikasi Rice Milling Unit (RMU) di Desa Ngadirojo, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, Kamis (5/11/2026).
Program yang berjalan sepanjang 2025–2026 tersebut telah menjangkau 14 penggilingan padi skala kecil dengan total pembiayaan sekitar Rp3,1 miliar.
Luthfi mengatakan, modernisasi alat pertanian kini menjadi kebutuhan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing sektor pangan.
Menurutnya, penguatan pertanian tidak cukup hanya pada tahap produksi, tetapi juga harus menyentuh pengolahan hasil panen.
Penggunaan mesin listrik sebagai pengganti diesel mampu menekan biaya penggilingan hingga 40–60 persen. Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan Jateng, biaya penggilingan yang sebelumnya mencapai Rp354.670 per ton turun menjadi Rp142.820 per ton atau menghemat Rp211.850 per ton.
Perwakilan Gapoktan Maju Makmur, Sudarno, mengaku elektrifikasi membuat operasional penggilingan lebih praktis dan efisien. Jika sebelumnya membutuhkan 20 liter solar untuk mengolah dua ton beras, kini pembelian token listrik Rp500 ribu dapat digunakan untuk menggiling lima hingga enam ton.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jateng Widi Hartanto menambahkan, program tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemprov Jateng, Bank Indonesia, PLN, dan sejumlah pihak terkait.
Selain modernisasi penggilingan, Pemprov Jateng juga memperkuat permodalan kelompok usaha pangan melalui subsidi bunga Rp62,37 juta dengan total kredit Rp1,425 miliar bagi 24 gabungan kelompok tani. Pemasaran hasil panen turut didukung BUMD, termasuk PT Jateng Agro Berdikari.
Sementara itu, untuk menjaga keterjangkauan harga pangan, Pemprov Jateng telah menggelar 2.217 kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan omzet mencapai Rp39 miliar.
Dalam kesempatan tersebut, Luthfi juga meninjau GPM yang menyediakan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

Komentar