BERITASEMARANG.ID – Lazismu terus menggenjot penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui inovasi digital serta penguatan kolaborasi dengan berbagai komunitas. Strategi ini dilakukan untuk memperluas jangkauan muzaki sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana umat.
Ketua Badan Pengurus (BP) Lazismu Pusat, Ahmad Imam Mujadid Rais, M.IR., mengungkapkan penghimpunan dana Lazismu secara nasional telah mencapai Rp827,59 miliar, melampaui target sebelumnya sebesar Rp801 miliar. Capaian tersebut menjadi modal untuk mengejar target penghimpunan Rp1 triliun pada 2027.
Hal itu disampaikan dalam Muhammadiyah Zakat Summit 2026 di Rajawali Semarang Culture Center (RSCC), Jumat (6/11/2026), yang dihadiri sekitar 230 pegiat zakat Lazismu dari berbagai daerah.
“Salah satu strategi yang diperkuat adalah mengintegrasikan penghimpunan konvensional dengan pembayaran digital, serta memperluas sinergi bersama komunitas dan masjid”, katanya.
Selain penghimpunan, Lazismu secara nasional telah menyalurkan sekitar Rp635 miliar kepada 132.225 penerima manfaat melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, hingga penyediaan akses air bersih.
Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Hilman Latief, M.A., Ph.D., menegaskan bahwa inovasi digital harus diimbangi transparansi dan akuntabilitas dalam penghimpunan, pengelolaan keuangan, pendistribusian, serta pelaporan dana.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi kontribusi Lazismu dalam mendukung pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia mendorong penguatan kolaborasi antara lembaga zakat, pemerintah, dan masyarakat, terutama dalam penanganan kemiskinan serta penyediaan air bersih.
Muhammadiyah Zakat Summit 2026 juga diisi simposium, Rakernas, sertifikasi amil, dan Lazismu Award 2026. Kegiatan tersebut turut ditandai penandatanganan MoU Program 1.000 Beasiswa Siber Lazismu bersama Lazismu Pusat dan Universitas Siber Muhammadiyah.
Melalui penguatan digitalisasi dan tata kelola yang transparan, Lazismu optimistis dapat meningkatkan penghimpunan dana umat sekaligus memperluas dampak program pemberdayaan masyarakat di seluruh Indonesia.

Komentar