Serambi Islam

Arif Rahman Resmi Pimpin GP Ansor Kota Semarang Menuju Era Kemandirian

BERITASEMARANG.ID  – Sebuah drama demokrasi yang sehat baru saja tersaji dalam Konferensi Cabang (Konfercab) X Gerakan Pemuda Ansor Kota Semarang, Minggu (4/1). Melalui pertarungan suara yang sengit dan penuh ketegangan, Sahabat Arif Rahman akhirnya resmi terpilih sebagai nahkoda baru PC GP Ansor Kota Semarang.

​Pertarungan Sengit Dua Putaran

​Pemilihan kali ini benar-benar menguji adrenalin para peserta sidang. Pada putaran pertama, suasana sempat memanas saat hasil menunjukkan angka seri sempurna: 30-30 antara Arif Rahman dan rivalnya, Abdul Aziz.

​Ketegangan baru mencair pada putaran kedua yang menjadi babak penentu. Dengan selisih tipis hanya 4 suara, Arif Rahman berhasil mengamankan 32 suara, unggul atas Abdul Aziz yang memperoleh 28 suara. Kemenangan ini pun disambut gemuruh takbir dan tepuk tangan tanda dukungan penuh dari para kader.

​Visi Besar: Ansor yang Mandiri & Kokoh

​Bukan sekadar jabatan, Arif Rahman membawa misi besar yang diringkas dalam tema: “Menuju Kemandirian PC GP Ansor Kota Semarang.”

​Dalam pidato kemenangannya yang emosional, Arif menegaskan bahwa “Kemandirian” bukan hanya soal uang atau finansial, melainkan mencakup tiga pilar utama:

Jelang Ramadan, Pertamina Guyur Tambahan Satu Juta Lebih Tabung LPG 3 Kg di Jateng dan DIY

    • Kemandirian Kelembagaan: Organisasi yang tertata dan profesional.
    • Kemandirian Gerakan: Berani mengambil sikap yang kokoh untuk umat.
    • Penguatan Kapasitas Kader: Mencetak kader yang kompeten dan siap menghadapi tantangan zaman.

“Kemenangan ini bukan kemenangan pribadi saya, tapi kemenangan kita semua. PC GP Ansor harus jadi rumah bersama bagi PAC dan Ranting. Kita kembali ke satu barisan, satu gerakan,” tegas Arif Rahman dengan penuh semangat.

​Inovasi dan Ideologi

​Ke depan, Arif berkomitmen untuk tidak hanya fokus pada konsolidasi internal, tetapi juga mendorong inovasi program yang relevan dengan kebutuhan pemuda masa kini di Kota Semarang, tanpa sedikitpun meninggalkan ideologi Aswaja (Ahlu Sunnah Wal Jamaah).

​Konfercab X ditutup dengan suasana penuh persaudaraan. Meskipun sempat terjadi persaingan suara, seluruh peserta kembali bersatu dalam ikrar persaudaraan, menandai babak baru bagi Ansor Kota Semarang di bawah kepemimpinan Arif Rahman.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement