BERITASEMARANG.ID – Tren pasar sepeda motor di tanah air terus menunjukkan dominasi kuat pada segmen transmisi otomatis (matik). Menutup tahun 2025 dengan capaian gemilang, Astra Motor Jawa Tengah melalui Marketing Region Head Henry Setiawan mengungkapkan optimisme tinggi untuk menyongsong tahun 2026 dengan target pertumbuhan yang signifikan.
Berdasarkan data internal, total penjualan sepanjang tahun 2025 mencapai angka fantastis, yakni 470.000 unit. Dari jumlah tersebut, kategori motor matik menyumbang kontribusi mutlak sebesar 95%, sementara sisanya 5% diisi oleh segmen bebek (cube) dan sport.
Vario Series: Sang Primadona Baru
Salah satu sorotan utama dalam pertumbuhan ini adalah performa Vario Series. Henry menyebutkan bahwa sejak peluncuran model terbarunya, pertumbuhan produk ini melonjak di atas 30% dibandingkan posisi Desember tahun lalu.
”Kami melihat antusiasme yang luar biasa. Saat ini Vario Series memberikan kontribusi sebesar 23% terhadap total penjualan, bersaing ketat dengan PCX di angka 33%, dan Beat Series yang tetap memimpin pasar dengan 40%,” ujar Henry Setiawan.
Vario sendiri memiliki sejarah panjang di Indonesia sejak pertama kali diluncurkan pada 2012. Kini, dengan pilihan mesin mulai dari 125cc, 150cc, hingga 160cc, model ini berhasil menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan motor lincah namun bertenaga.
Strategi 2026 dan Penyesuaian Inden
Menatap tahun 2026, Astra Motor mematok target kenaikan penjualan sebesar 5% hingga 10%. Untuk mencapai hal tersebut, Ronaldo Widjaya selaku Region Head Astra Motor Jawa Tengah menekankan pentingnya menjaga ketersediaan unit. Saat ini, rata-rata waktu inden bagi konsumen berada di kisaran 2 minggu. Ronaldo Widjaya selaku Region Head Astra Motor Jawa Tengah.
”Kami terus melakukan survei pasar untuk melihat arah tren ke depan. Meskipun ada pergeseran gaya hidup, fokus kami tetap pada memberikan produk yang memiliki nilai jual kembali (resale value) yang baik serta layanan purna jual yang terjamin,” tambah Ronaldo Widjaya selaku Region Head Astra Motor Jawa Tengah.
Bagi konsumen yang berencana meminang unit matik terbaru ini dibandrol Rp 26.190.000 untuk tipe CBS, Rp 28.040.000 untuk tipe CBS – ISS, dan Rp 28.470.000 untuk tipe Street.
Optimisme di Tengah Tantangan
Meski dibayangi tantangan logistik dan transportasi, manajemen Astra Motor tetap yakin bahwa efisiensi produksi dapat menekan angka penurunan operasional di kisaran 3% hingga 5%. Dengan target penjualan bulanan yang dipatok di angka 7.500 unit untuk model tertentu, Astra Motor siap memperkuat posisinya sebagai pemimpin pasar otomotif roda dua di wilayahnya.

Komentar