Otomotif Semarang

Ekspansi Masif di Jateng, BYD Haka Auto Resmikan 4 Showroom Sekaligus dan Siapkan Teknologi DM-i

BERITASEMARANG.ID – Komitmen PT BYD Motor Indonesia untuk mempercepat transisi energi bersih di sektor otomotif tanah air kian agresif. Berkolaborasi dengan Haka Auto selaku mitra diler resmi, BYD secara serentak meresmikan empat jaringan diler sekaligus di wilayah Jawa Tengah, yakni di Semarang, Solo, Klaten, dan Magelang pada Rabu (17/6/2026).

​Langkah masif ini diambil menyusul tingginya antusiasme serta tingkat adaptasi masyarakat Jawa Tengah yang dinilai sangat siap menyambut era elektrifikasi.

​Dominasi Pasar EV dan Dukungan Pemerintah Daerah

​Head of PR & Government Relation BYD Motor Indonesia, Luther T. Panjaitan, mengungkapkan bahwa Jawa Tengah merupakan salah satu pasar paling potensial bagi BYD di luar Jabodetabek. Berdasarkan data internal, adopsi kendaraan BYD di wilayah ini menunjukkan angka yang sangat positif.

​”Tingkat adaptasi kendaraan listrik di Jawa Tengah ini cukup mengejutkan dan membuat kami kian percaya diri. Dari total sekitar 4.000 unit kendaraan listrik yang beredar di Jawa Tengah, hampir 40 persennya adalah unit BYD. Hal ini menunjukkan power dan awareness masyarakat di sini sudah sangat baik,” ujar Luther dalam sesi konferensi pers di Semarang, Rabu (17/6).

Cegah “Bullying” dan Kekerasan, Nawal Yasin Perkuat Edukasi Kesehatan Mental Santri

​Peresmian ini turut mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Semarang. Kehadiran jajaran pimpinan daerah dalam peresmian ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa investasi BYD sejalan dengan visi daerah dalam mengembangkan ekonomi masa depan dan mengurangi polusi udara.

​Jawab Kegelisahan Konsumen Lewat Teknologi DM-i (Plug-in Hybrid)

​Meskipun adopsi EV masih didominasi di area pusat kota karena faktor kesiapan infrastruktur pengisian daya, BYD tidak tinggal diam. Untuk menjangkau konsumen di wilayah sub-urban atau daerah penyangga seperti Klaten dan Magelang, BYD memperkenalkan inovasi teknologi terbarunya, yaitu DM-i (Dual Mode-intelligent).

​Teknologi DM-i merupakan sistem Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) canggih yang telah teruji secara global selama hampir tiga tahun. Teknologi ini memungkinkan kendaraan berjalan menggunakan baterai murni yang dapat dicas, namun tetap didukung oleh mesin bensin sebagai backup.

​”Teknologi DM-i ini dihadirkan sebagai jembatan (bridging) untuk menjawab kegelisahan konsumen di daerah terkait charging station. Performa tangguh, efisien, dan yang terpenting harganya sangat kompetitif setara dengan mobil konvensional (ICE) di kelasnya. Jadi, ke depan tidak ada alasan lagi bagi konsumen untuk ragu beralih dari mobil bensin biasa,” tambah Luther.

Bidik Pasar Sub-Urban Jateng, BYD Haka Auto Andalkan Teknologi DM-i untuk Geser Mobil Bensin

​Kesiapan Infrastruktur Fast Charging dan Layanan Purnajual

​Menjawab kesiapan operasional, CEO HAKA AUTO, Hariyadi Kaimuddin, menegaskan bahwa seluruh diler baru ini telah dilengkapi dengan fasilitas 3S (Sales, Service, Sparepart) yang mumpuni. Kesiapan teknisi, peralatan modern, hingga ketersediaan suku cadang untuk unit Full EV maupun unit berteknologi mesin (DM-i) sudah sangat siap 100%.

​Terkait infrastruktur pengisian daya, BYD Haka Auto memastikan kenyamanan konsumen dengan menyediakan fasilitas pengisian daya super cepat (fast charging atau ultra-fast charging) di jaringan diler mereka.

​”Hampir 98 persen diler resmi BYD sudah terpasang fasilitas fast charging. Menariknya, fasilitas pengisian daya di diler BYD ini bersifat terbuka. Mobil listrik merek apa pun silakan datang dan mengecas di tempat kami. Ini adalah bentuk komitmen bersama untuk membangun ekosistem EV di Indonesia,” jelas Hariyadi.

​Ke depan, BYD juga terus menjajaki kolaborasi strategis dengan berbagai pihak seperti PL_N, Pertamina, dan sektor swasta untuk memperluas titik pengisian daya darurat yang bahkan ditargetkan mampu mengisi daya hanya dalam hitungan menit.

Ilmuwan FPIK UNDIP Sulap Limbah Jadi Terumbu Karang Buatan

​Melalui ekspansi empat kota besar di Jawa Tengah ini, BYD Haka Auto berharap tidak hanya sekadar menjual produk, namun juga mampu mengedukasi pasar baru, membuka lapangan kerja, serta menggerakkan roda ekonomi turunan di sektor finansial, logistik, dan aftermarket di Jawa Tengah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement