Pendidikan Semarang

Bekali Mahasiswa Hadapi Ketidakpastian Teknologi, BINUS University @Semarang Tekankan Adaptasi AI dan Kreativitas Humanis

BERITASEMARANG.ID  – Menghadapi era perubahan teknologi yang masif, BINUS University @Semarang menegaskan komitmennya untuk tidak hanya mengajarkan teori, tetapi membentuk karakter mahasiswa yang adaptif terhadap perubahan. Hal ini mengemuka dalam acara Media Gathering yang menghadirkan akademisi, psikolog, serta orang tua mahasiswa di Kampus BINUS Semarang, Jumat (8/5/2026).

​Teknologi Berubah, Kemampuan Adaptasi Adalah Kunci

​Director BINUS University @Semarang, Dr. Freddy Purnomo, S.Kom., M.Kom., menyampaikan bahwa dunia pendidikan saat ini menghadapi tantangan besar di mana ilmu yang diajarkan hari ini bisa jadi sudah usang dalam empat tahun ke depan.

​”Kami percaya bahwa satu hal yang pasti adalah perubahan. Fokus kami adalah bagaimana mahasiswa menyiapkan diri dengan teknologi baru. Saat ini trennya adalah AI (Artificial Intelligence), dan di BINUS, mahasiswa dari jurusan apa pun langsung diajari cara bersahabat dengan AI sebagai partner kerja (companion), bukan pengganti peran manusia,” ujar Dr. Freddy.

​Ia menambahkan bahwa kurikulum BINUS dirancang agar mahasiswa fleksibel. Melalui program Enrichment (2+1+1), mahasiswa berkesempatan menghabiskan satu tahun belajar langsung di dunia industri atau merintis usaha. Selain itu, terdapat Minor Program yang memungkinkan mahasiswa mengambil lintas disiplin ilmu—seperti mahasiswa Teknik Informatika yang mempelajari kuliner atau bisnis digital yang mendalami digital banking.

Antisipasi BBM Naik, Nasmoco Bongkar Rahasia Irit Veloz Hybrid Lewat “Cut Body”

​Mengubah Ketakutan Menjadi Inovasi

​Dari sudut pandang psikologi, Gary Collins, M.Psi., Faculty Member BINUS University, menyoroti kecemasan (anxiety) orang tua dan siswa terhadap masa depan di tengah gempuran AI. Menurutnya, rasa khawatir adalah hal manusiawi, namun harus disikapi dengan tindakan nyata.

​”Kreativitas dan inovasi adalah aspek yang sangat humanis dan tidak tergantikan oleh mesin. Melalui ajang seperti SMARTKA (lomba kreativitas tingkat SMA/SMK nasional), kita membantu siswa menyalurkan ekspresi mereka. Ini adalah cara kita mengendalikan apa yang kita takuti menjadi sebuah visi yang bisa dikembangkan,” jelas Gary.

​Kepercayaan Orang Tua pada Transformasi Digital

​Sentimen positif juga datang dari orang tua mahasiswa, Andi Purnama. Sebagai orang tua dari Raphael Epifanio, ia mengaku melihat perkembangan signifikan pada anaknya, terutama dalam hal kepercayaan diri dan kesiapan mental menghadapi teknologi.

PT PLN Indonesia Power UBP Semarang Perkuat Budaya Tangguh Bencana melalui Program SPAB di SMP Negeri 17 Semarang

​”Sebagai orang tua yang melewati masa transformasi dari era sebelum laptop hingga AI, saya berharap institusi pendidikan bisa terus menyiapkan anak-anak agar tetap relevan. Saya melihat di BINUS, anak saya tidak hanya belajar secara akademis, tapi didorong untuk cepat mengadopsi teknologi baru,” ungkap Andi.

​Kontribusi untuk Jawa Tengah

​BINUS @Semarang juga mempertegas perannya dalam mendorong transformasi digital di wilayah Jawa Tengah dan DIY. Melalui konsep Experience Campus (Ex-C), BINUS aktif menjalin riset dan kerja sama dengan pemerintah serta industri lokal dalam pengembangan Smart City, Smart Farming, hingga teknologi cerdas di bidang perikanan.

​Dengan semangat Digital Transformation, BINUS University @Semarang optimis dapat mencetak generasi yang tidak hanya mahir teknologi, tetapi juga mampu menciptakan peluang kerja baru di tengah disrupsi industri.

Kemenag Jateng Matangkan Persiapan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026, Dirjen Bimas Islam: Jadikan Seperti Ajang Piala Dunia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement