Pendidikan Semarang

Dari Kakao hingga WebGIS, Inovasi TEP UNDIP di Papua Dapat Apresiasi Pemerintah  

BERITASEMARANG.ID – Inovasi Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Diponegoro (UNDIP) di kawasan transmigrasi Kabupaten Keerom, Papua, mendapat apresiasi pemerintah pusat. Berbagai program yang dikembangkan meliputi digitalisasi melalui WebGIS, pengembangan pertanian kakao, hingga pendampingan peternakan.

Program tersebut dipaparkan dalam agenda pemaparan hasil temuan lapangan TEP UNDIP dan Institut Teknologi Bandung (ITB) di Jayapura, Kamis (17/9). Kegiatan tersebut ditinjau langsung Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Di Kabupaten Keerom, TEP UNDIP bertugas di Distrik Senggi dan Yaffi dengan lima fokus utama, yakni fasilitas fisik, sistem digital, kelembagaan, modul edukasi, serta rekomendasi kebijakan.

Dalam bidang digital, tim mengembangkan WebGIS untuk memetakan potensi bahaya bencana, pelayanan dasar, dan manajemen lahan. Sementara di sektor pertanian, tim mendorong peremajaan tanaman kakao menggunakan klon unggul tahan penyakit serta memperkenalkan praktik pertanian yang baik.

TEP UNDIP juga merintis pembangunan fermentation box dan solar dryer dome guna meningkatkan kualitas dan nilai jual hasil kakao pascapanen.

Marugame Udon Kaliurang Pakai CNG, Gagas Perkuat Layanan Energi untuk Pelaku Usaha

Di sektor peternakan, tim menemukan kendala tingginya harga nitrogen cair untuk inseminasi buatan. Sebagai solusi, TEP UNDIP berkolaborasi dengan dinas terkait menyiapkan Pekan Inseminasi Buatan dengan dukungan hormon, nitrogen cair, dan semen beku sapi Bali.

Menko AHY mengapresiasi semangat mahasiswa yang bersedia mengabdi di Papua. Ia menilai keberadaan infrastruktur dasar dan telekomunikasi menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan transmigrasi.

“Transmigrasi tidak ingin berhenti pada ekonomi setempat, tapi menghadirkan ekonomi skala industri. Why not? Think big. Why not the best?” ujar AHY.

Sementara itu, Menteri Transmigrasi menekankan pentingnya hasil riset dan pemetaan potensi ekonomi agar dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat di kawasan transmigrasi.

TCL Kenalkan Teknologi HV AC dan VRF, Tawarkan Solusi AC Komersial Tahan Fluktuasi Listrik Hingga 460 Volt

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement