Semarang

Jalan Gombel Lama Semarang Tutup Mulai Hari Ini: Cek Skema Rekayasa Lalu Lintas dan Jalur Alternatifnya

BERITASEMARANG.ID  – Bagi warga Kota Semarang atau pengendara yang kerap melintasi tanjakan Gombel, harap bersiap. Mulai Senin, 20 April 2026 pukul 09.00 WIB, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang resmi menutup Jalan Gombel Lama.

​Penutupan ini dilakukan dalam rangka pengerjaan proyek fisik yang diperkirakan memakan waktu hingga tujuh bulan. Sebagai konsekuensinya, arus lalu lintas dialihkan sepenuhnya ke Jalan Gombel Baru yang kini diubah menjadi dua arah.

​Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, Danang Kurniawan, menjelaskan bahwa meski Jalan Gombel Baru dibuat dua arah, prioritas lajur tetap diberikan untuk kendaraan yang melaju ke arah atas (tanjakan).

​”Pelaksanaan kegiatan maksimal selama tujuh bulan. Untuk pergerakan warga lokal tetap kami fasilitasi dengan penempatan personel di titik penutupan Jalan Gombel Lama,” ujar Danang.

​Agar tidak terjebak kemacetan panjang, berikut adalah panduan rute yang telah disiapkan oleh Dishub Kota Semarang:

Telkom Dorong Perempuan Ambil Peran di Garis Depan Kepemimpinan

​1. Kendaraan Berat (Bus & Truk)

​Wajib melalui jalur tol untuk menghindari kepadatan di jalur utama:

  • Rute: Via Tol Srondol – Jatingaleh.

​2. Kendaraan Roda Empat atau Lebih

​Pengendara mobil pribadi disarankan menggunakan akses jalan tol sesuai titik keberangkatan:

  • Dari arah Banyumanik: Melalui Tol Srondol.
  • Dari arah Bukit Sari: Melalui Tol Undip Tembalang.
  • Dari Semarang Bawah: Melalui Tol Jatingaleh I.

​3. Kendaraan Roda Dua (Motor)

​Bagi pengendara motor dari wilayah Undip dan Tembalang yang hendak menuju pusat kota, disarankan mengambil rute berikut:

  • Rute: Jalan Baru Undip Jangli \rightarrow Jalan Kasipah \rightarrow Jalan Dr. Wahidin.

​Untuk menjaga kelancaran selama masa transisi, Dishub Kota Semarang telah berkoordinasi dengan Satker PJN Wilayah III untuk menyiapkan infrastruktur pendukung di lapangan, antara lain:

  • Pemasangan Sarana: Stick cone portable dengan rantai plastik untuk pembatas jalur.
  • Posko Terpadu: Pendirian posko yang dijaga oleh personel gabungan Dishub, Satlantas, dan instansi terkait.
  • Unit Derek: Satu unit mobil derek disiagakan 24 jam di lokasi untuk mengevakuasi kendaraan mogok yang berpotensi memicu kemacetan parah di tanjakan.

Himbauan untuk Masyarakat:

Harlah ke-76: Fatayat NU Rembang Jadi Garda Depan Perlindungan Perempuan dan Anak

Pemerintah Kota Semarang mengimbau masyarakat untuk berangkat lebih awal atau menggunakan jalur alternatif yang telah disarankan guna menghindari kepadatan lalu lintas di kawasan Gombel selama masa pengerjaan berlangsung.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement