BERITASEMARANG.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terus memperkuat posisinya sebagai Kota Sinema sekaligus ruang tumbuh inklusif bagi para sineas nasional maupun lokal.
Komitmen tersebut ditegaskan oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, saat menghadiri acara Meet and Greet dan Nonton Bareng film Takkan Kubiarkan Kau Menangis di XXI Citraland Mall Semarang, Rabu (22/7) malam.
Wali Kota Semarang menyatakan bahwa Kota ATLAS tidak hanya menjual keindahan lanskap, tetapi juga kesiapan ekosistem kreatif dan kemudahan alur kolaborasi produksi.
”Kami sangat terbuka dan siap memberikan dukungan penuh bagi para sineas. Kehadiran film Takkan Kubiarkan Kau Menangis menjadi bukti bahwa Kota Semarang memiliki magnet kuat, baik dari sudut kota maupun kesiapan ekosistemnya,” ujar Agustina.
Ia berharap produksi film di Semarang dapat membuka peluang bagi talenta lokal untuk terlibat langsung sekaligus mendongkrak sektor ekonomi kreatif dan pariwisata daerah.
Proses syuting film Takkan Kubiarkan Kau Menangis berlangsung selama 24 hari di berbagai sudut autentik Kota Semarang. Tak hanya menjadikan lokasi sebagai latar, produksi film drama keluarga ini turut melibatkan crew hingga aktor pendukung lokal.
Aktor utama, Ariyo Wahab, mengapresiasi keramahan dan atmosfer Kota Semarang yang dinilai sangat mendukung proses kreatif para pemain.
Melalui penguatan identitas Kota Sinema, Pemkot Semarang berkomitmen terus membuka pintu bagi rumah produksi nasional untuk melahirkan karya-karya hebat lainnya di Kota Lumpia.

Komentar