BERITASEMARANG.ID — Universitas Diponegoro (UNDIP) resmi memperluas kiprah internasionalnya dalam upaya penyelamatan lingkungan.
Melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan perusahaan teknologi hayati asal Singapura, Celvera Biosystems PTE LTD, UNDIP sepakat menggelar proyek riset kolaboratif bertajuk “Aquaculture Research Project: Blue Java”.
Kerja sama ini difokuskan untuk merespons krisis ekosistem perairan dan pengelolaan sampah lautan. Chief Operating Officer Celvera Biosystems, Dina K. Dinata, menilai UNDIP memiliki rekam jejak riset lingkungan yang kuat serta potensi besar untuk memimpin edukasi publik melalui publikasi riset digital.
Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., menegaskan komitmen institusi melalui tata kelola green campus. UNDIP kini telah menerapkan prinsip zero waste, mengolah 100% sampah organik menjadi kompos tanpa bergantung pada TPA. Selain itu, inovasi teknologi UNDIP juga telah dipercaya BNPB di 20 titik bencana nasional.
Melalui proyek “Blue Java”, UNDIP tidak hanya berfokus pada inovasi riset teknis, tetapi juga pengembangan kanal media publikasi khusus untuk memantik keterlibatan generasi muda dalam menjaga kelestarian bumi.

Komentar