Pendidikan Semarang

​Rayakan Dies Natalis ke-39, HME FT USM Sukses Gelar Seminar Internasional RAMS 2026

BERITASEMARANG.ID – Himpunan Mahasiswa Elektro Fakultas Teknik Universitas Semarang (HME FT USM) sukses menyelenggarakan Seminar Internasional bergengsi bertajuk ”Reliability, Availability, Maintainability and Safety (RAMS) Industrial Problems with its Solution”. Acara yang berlangsung di Gedung Auditorium Universitas Semarang pada Selasa (30/6/2026) ini terasa makin spesial karena digelar bertepatan dengan momen perayaan Dies Natalis USM ke-39.

​Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I USM, Prof. Dr. Ir. Haslina, M.Si., yang ditandai dengan pemukulan gong. Dalam sambutannya, Prof. Haslina memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif mahasiswa dalam mengangkat isu keandalan dan keselamatan industri. Menurutnya, konsep RAMS merupakan fondasi krusial dalam menghadapi era transformasi digital sekaligus mitigasi risiko operasional.

​”Saya berharap, kegiatan ini mampu mengintegrasikan konsep RAMS ini dengan kurikulum dan riset sehingga inovasi yang dihasilkan ini mampu menjawab semua kebutuhan terkait nanti mitigasi risiko di sektor industri,” ujar Prof. Haslina.

​Seminar internasional ini menghadirkan tiga pakar lintas negara sebagai narasumber utama untuk mengupas tuntas tantangan industri modern:

-. ​Dr. Ir. Prio Adi Sesotyo, ST, M.Eng., IPU (Dosen Teknik Elektro USM) – Mengupas materi tentang Sistem Distribusi Listrik untuk Pemanfaatan Sistem Sesuai Prinsip RAMS.

Jaga Ketahanan Energi, Kejati Jatim-PGN Perkuat Pendampingan Hukum

-. ​Mr. Puji Basuki, ST, MT (Praktisi Senior Meteorology Australia) – Berbagi pengalaman hampir 30 tahun di dunia industri dalam dan luar negeri lewat materi Program Perawatan Mesin untuk Menghindari Kerugian Akibat Kerusakan.

-. ​Dr. Asma Putra Aziz, ST, M.Sc., Ph.D. (Dosen Curtin University Australia) – Memaparkan riset mendalam mengenai Vibration Theory and Engineering Cases.

​Soroti Kondisi Riil Industri di Semarang

​Dalam paparannya, Dr. Prio Adi Sesotyo yang juga merupakan inisiator acara sempat membagikan kegelisahannya mengenai kondisi riil industri lokal saat ini. Berdasarkan diskusi berkala dengan mahasiswa kelas karyawan yang bekerja sebagai teknisi dan operator pabrik di Semarang, ia menemukan bahwa sebagian besar industri lokal belum menerapkan prinsip keandalan dan perawatan mesin secara konsisten.

​”Saya di sini pengin sharing pengalaman-pengalaman hal-hal lain yang pernah saya pelajari demi kemajuan USM Teknik Elektro dan untuk adik-adik mahasiswa. Sebagian besar di industri-industri Semarang itu belum menerapkan reliability availability secara konsisten,” ungkap Dr. Prio.

Wajah Baru Stasiun Tawang: Menjaga Sejarah, Memacu Ekonomi Semarang

​Tidak hanya sekadar seminar teori, kegiatan ini juga diramaikan oleh Expo Teknologi yang berdiri di depan area auditorium. Di area pameran ini, para peserta dan pengunjung disuguhi berbagai proyek inovatif karya mahasiswa Teknik Elektro USM.

​Selain itu, UKM Robotik USM turut unjuk gigi dengan menampilkan pameran robotik interaktif yang berhasil mencuri perhatian pengunjung.

​Melalui kolaborasi akademik global dan pameran karya nyata ini, Universitas Semarang berkomitmen untuk terus melahirkan lulusan yang adaptif, kritis, serta siap menjawab tantangan nyata di sektor industri masa depan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement