BERITASEMARANG.ID – Tim Ekspedisi Patriot Universitas Diponegoro (TEP UNDIP) melakukan pengambilan sampel air dari Sungai Keerom dan Sungai Web di Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, Papua. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kajian teknis untuk mendukung perencanaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kawasan Transmigrasi Senggi.
Sampel air yang diambil langsung dari kedua sungai dikirim ke dua laboratorium di Jayapura untuk menjalani pengujian. Laboratorium Kesehatan Daerah (Kesda) Jayapura menguji sejumlah parameter, antara lain Total Dissolved Solids (TDS), Total Suspended Solids (TSS), pH, dan zat organik (KMnO₄).
Sementara pengujian potensi kandungan logam berat seperti merkuri (Hg), timbal (Pb), dan kadmium (Cd) dilakukan di BPOM Jayapura.
Hasil pengujian tersebut akan menjadi salah satu dasar dalam menentukan teknologi pengolahan serta perencanaan SPAM yang sesuai dengan kondisi sumber air setempat.
Selain pengambilan sampel, tim juga menggali informasi dari masyarakat terkait pemanfaatan sumber air untuk kebutuhan sehari-hari. Warga menilai ketersediaan air perlu diiringi dengan jaminan kualitas dan pengelolaan yang tepat.
Dalam kegiatan lapangan, TEP UNDIP turut didampingi perwakilan Polsek Senggi. Data hasil laboratorium, observasi kondisi sumber air, dan masukan masyarakat selanjutnya akan dipadukan sebagai bahan rekomendasi pengembangan SPAM di kawasan tersebut.

Komentar