BERITASEMARANG.ID – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP). Tim dari UKM Kesenian Jawa UNDIP berhasil menyabet gelar Juara 3 (Juara Terbaik Tari Tradisional) dalam ajang bergengsi National Folklore Festival (NFF) 2026 yang digelar di Pusat Kegiatan Mahasiswa (Pusgiwa) Universitas Indonesia, Rabu (29/4/2026).
Kompetisi dua tahunan garapan Universitas Indonesia ini menjadi panggung bagi para mahasiswa dari seluruh penjuru negeri untuk memamerkan kekayaan budaya lokal melalui seni tari tradisional.
Menghidupkan Sosok Tangguh “Ratna Dipanegara”
Dalam kompetisi tahun ini, tim UNDIP membawakan tarian garapan bertajuk “Tari Ratna Dipanegara”. Tarian ini bukan sekadar gerak estetik, melainkan sebuah narasi sejarah yang mendalam tentang sosok Raden Ayu Rara Retnaningsih.
Ia adalah istri setia Pangeran Diponegoro yang mendampingi sang pahlawan selama Perang Jawa hingga masa pengasingan. Melalui koreografi yang apik, para penari berhasil menggambarkan karakter Ratna Dipanegara yang:
- Lembut dan Anggun: Mencerminkan citra wanita keraton.
- Tangguh dan Setia: Menggambarkan kekuatan mental dalam menghadapi kolonial Belanda dan pahitnya perjuangan di medan gerilya.
Dedikasi Mahasiswa Antar-Fakultas
Kemenangan ini diraih berkat sinergi lima mahasiswi dari berbagai latar belakang program studi yang menunjukkan bahwa kecintaan pada budaya melampaui batas disiplin ilmu:

Komentar