Ekonomi

Angkutan Lebaran 2026, Penumpang Daop 4 Semarang Tumbuh 14 %

BERITASEMARANG.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang resmi menutup masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung sejak 11 Maret hingga 1 April 2026. Hasilnya, Daop 4 mencatatkan performa gemilang dengan lonjakan jumlah penumpang mencapai 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

​Selama periode tersebut, tercatat sebanyak 1.225.518 penumpang menggunakan jasa kereta api di wilayah Daop 4 Semarang. Angka ini terdiri dari 612.759 penumpang yang berangkat (naik) dan 628.269 penumpang yang tiba (turun).

​Peningkatan Kapasitas dan Ketepatan Waktu

​Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengungkapkan bahwa kenaikan volume penumpang ini dibarengi dengan peningkatan kapasitas angkut. Tahun ini, KAI menyediakan 424.260 tempat duduk, naik 4 persen dari tahun 2025 yang berjumlah 408.368 kursi.

​Tidak hanya dari sisi volume, kualitas operasional juga tetap terjaga. On Time Performance (OTP) atau ketepatan waktu keberangkatan mencapai 99,50%, sementara untuk kedatangan berada di angka 98,15%.

​”Capaian ini tidak terlepas dari persiapan matang, mulai dari perawatan sarana-prasarana, kesiapan SDM, hingga optimalisasi pelayanan di stasiun maupun di atas kereta,” ujar Luqman.

Lurah Tlogosari Kulon Ajak Warga RW 27 Perkuat Silaturahmi: “Rezeki Lapang Berawal dari Hubungan yang Baik”

​Puncak Arus Mudik dan Balik

​Berdasarkan data harian, antusiasme tertinggi masyarakat terjadi pada dua titik waktu:

  • Puncak Arus Mudik: Rabu, 18 Maret 2026 dengan total 60.108 penumpang.
  • Puncak Arus Balik: Selasa, 24 Maret 2026 dengan total 74.838 penumpang.

​Destinasi dan KA Favorit

​Jakarta tetap menjadi magnet utama tujuan penumpang dari wilayah Daop 4 Semarang. Berikut adalah rincian destinasi favorit penumpang:

  1. Jakarta: 128.742 penumpang
  2. Surabaya: 54.464 penumpang
  3. Solo: 35.122 penumpang
  4. Purwokerto: 19.405 penumpang

​Sedangkan untuk jajaran kereta api (KA) yang paling banyak diminati masyarakat adalah KA Kaligung dengan 42.973 penumpang, disusul oleh KA Ambarawa Ekspress (40.403), dan KA Kamandaka (32.977).

​Stasiun Terpadat

​Stasiun Semarang Tawang dan Semarang Poncol masih menjadi pusat mobilisasi utama di Jawa Tengah bagian utara. Stasiun Semarang Tawang mencatat total 170.165 penumpang naik dan 178.447 penumpang turun. Sementara itu, Stasiun Tegal dan Stasiun Pekalongan juga menunjukkan angka pergerakan yang signifikan selama masa angkutan Lebaran.

​Apresiasi untuk Kolaborasi Stakeholder

​Menutup masa angkutan ini, KAI Daop 4 Semarang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pelanggan dan pemangku kepentingan.

Pererat Silaturahmi, Warga RW 27 Tlogosari Kulon Gelar Halal Bihalal di Kampung Kecil Pedurungan

​”Terima kasih kepada pelanggan yang telah mempercayai KAI sebagai moda transportasi utama. Kami juga berterima kasih kepada Pemerintah Daerah, Kepolisian, TNI, BMKG, serta para relawan yang telah bersinergi menjaga keamanan dan kelancaran operasional selama masa Lebaran ini,” tutur Luqman.

​KAI berkomitmen untuk terus mempertahankan standar keselamatan dan pelayanan prima ini dalam operasional sehari-hari ke depannya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement