BERITASEMARANG.ID – Kurangnya literasi keuangan yang merata di berbagai daerah masih menjadi tantangan besar dalam meningkatkan angka investasi di Indonesia. Masyarakat di daerah seringkali merasa takut akan risiko kerugian, menganggap investasi butuh modal besar, hingga merasa proses pendaftaran investasi sangat rumit.
Menjawab tantangan tersebut, PT Inovasi Financial Teknologi (Makmur) hadir memberikan solusi melalui kemudahan akses dan edukasi dalam rangkaian acara “Road To Pekan Reksa Dana” yang digelar di Kantor OJK Jawa Tengah, Kota Semarang, Kamis (9/4/2026).
Merry Putri Sirait dari PT Inovasi Financial Teknologi menjelaskan bahwa kunci utama dalam berinvestasi bukanlah menunggu waktu yang tepat (timing), melainkan kedisiplinan.
”Investasi itu harus disisihkan, bukan disisakan. Seringkali masyarakat gagal berinvestasi karena menunggu sisa uang di akhir bulan yang ternyata sudah habis. Melalui program investasi berkala yang didukung OJK dan APRDI, kita ingin melatih fokus pada imbal hasil jangka panjang,” ujar Merry.
Kemudahan dalam Satu Genggaman
Makmur hadir sebagai aplikasi investasi berbasis teknologi yang telah berizin OJK dan tersertifikasi ISO. Sebagai agen penjual reksa dana, Makmur bertindak layaknya “toko serba ada” yang memudahkan investor memilih produk dari berbagai Manajer Investasi (MI) ternama.
”Saat ini Makmur bekerja sama dengan 17 Manajer Investasi pilihan yang telah dikurasi ketat, dengan lebih dari 100 produk reksa dana, mulai dari pasar uang, pendapatan tetap, campuran, hingga saham,” tambahnya.
Beberapa fitur unggulan yang ditawarkan Makmur untuk menarik minat masyarakat antara lain:
-. UI/UX Sederhana: Didesain khusus agar mudah dipahami oleh investor pemula.
-. Standby Redemption: Fitur pencairan cepat di mana dana bisa masuk ke rekening pada hari yang sama (tergantung jam transaksi).
-. Syariah Mode: Fitur khusus bagi investor yang memiliki preferensi pada instrumen berbasis syariah.
-. Makmur for Business: Layanan pengelolaan dana untuk pelaku bisnis maupun organisasi.
Keamanan yang Terjamin
Keamanan menjadi prioritas utama untuk menghapus stigma negatif tentang investasi bodong. Merry menegaskan bahwa dana investor di aplikasi Makmur tidak disimpan oleh pihak aplikasi maupun Manajer Investasi, melainkan disimpan di Bank Kustodian pada masing-masing produk reksa dana.
”Alur transaksinya sangat ketat. Pencairan dana hanya bisa dilakukan ke rekening yang namanya sama persis dengan pemilik akun reksa dana. Perbedaan satu huruf saja pada nama rekening akan membuat transaksi ditolak. Ini adalah bentuk perlindungan nyata bagi nasabah,” tegasnya.
Untuk memulai, masyarakat hanya perlu mengunduh aplikasi di App Store atau Play Store dan melakukan registrasi menggunakan KTP. Selain itu, Makmur juga mempermudah pelaporan pajak dengan menyediakan fitur penarikan laporan pajak tahunan secara langsung di aplikasi.
Melalui sinergi antara literasi dari otoritas dan kemudahan akses dari platform digital, Makmur optimis inklusi keuangan di Jawa Tengah akan terus meningkat.
”Edukasi tanpa akses tidak cukup, tapi akses tanpa literasi juga tidak bermakna. Kami hadir untuk memberikan akses terbaik agar semua masyarakat bisa makmur melalui investasi yang benar,” tutup Merry.

Komentar