Pendidikan

Perkuat Jejaring Global, UPGRIS Sambut Mahasiswi Filipina dalam Program Sea-Teacher 2026

BERITASEMARANG.ID  – Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia (UPGRIS) Semarang terus membuktikan komitmennya dalam mengukuhkan eksistensi di kancah internasional. Melalui program rutin Sea-Teacher, UPGRIS kembali menjadi destinasi kolaborasi pendidikan bagi mahasiswa dari kawasan Asia Tenggara.

​Pada periode 12 April hingga 9 Mei 2026, UPGRIS resmi menyambut dua mahasiswi dari Iloilo Science and Technology University (ISATU), Filipina. Kehadiran mereka menandai keberlanjutan kerja sama strategis yang telah lama terjalin antara kedua institusi lintas negara tersebut.

​Dua mahasiswi yang berpartisipasi dalam program kali ini adalah:

  1. Angelica U. Jiz (Program Studi Elementary Education)
  2. Jayzel Grace Farofil (Program Studi Secondary Education Major in English)

​Selama hampir satu bulan, keduanya akan terlibat langsung dalam praktik pembelajaran di sekolah-sekolah mitra UPGRIS. Program ini dirancang bukan sekadar pertukaran pelajar biasa, melainkan sebagai ruang kolaborasi untuk bertukar metodologi pengajaran dan pemahaman budaya antarnegara di Asia Tenggara.

​Rektor UPGRIS, Dr. Sri Suciati, M.Hum., menyampaikan bahwa program Sea-Teacher merupakan salah satu pilar penting dalam mewujudkan visi kampus sebagai lembaga pendidikan berkualitas internasional.

Pertahankan Dominasi di Semarang: SCU Tembus 100 Besar Kampus Terbaik Nasional

​”Kehadiran mahasiswa dari ISATU Filipina ini adalah bukti nyata konsistensi UPGRIS dalam memperluas jejaring global. Kami ingin menciptakan atmosfer akademik yang inklusif, di mana kolaborasi lintas negara menjadi standar dalam meningkatkan kualitas lulusan kami,” ujar Dr. Sri Suciati.

​Program Sea-Teacher atau Pre-Service Student Teacher Exchange in Southeast Asia merupakan inisiatif dari SEAMEO (Southeast Asian Ministers of Education Organization). Melalui program ini, calon guru diberikan kesempatan untuk:

  • ​Merasakan pengalaman mengajar di lingkungan budaya yang berbeda.
  • ​Mengasah kemampuan komunikasi bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar internasional.
  • ​Membangun jejaring profesional sejak bangku kuliah.

​Dengan konsistensi dalam menjalankan program internasional seperti ini, UPGRIS Semarang semakin memantapkan langkahnya sebagai salah satu perguruan tinggi swasta di Jawa Tengah yang unggul dalam tata kelola kerja sama luar negeri.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement