BERITASEMARANG.ID – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dosen Program Studi Teknik Sipil Universitas Semarang (USM) menggelar pendampingan teknis bagi pekerja konstruksi di proyek pembangunan Gudang Bulog, Kelurahan Katonsari, Kabupaten Demak, Kamis (16/4). Fokus pendampingan menyasar pada pekerjaan pondasi beton sumuran menggunakan metode pengeboran semimekanik.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim PkM sekaligus Ketua Program Studi S1 Teknik Sipil USM, Dr. Dhamang Budi Cahyono, S.T., M.T. Dalam pelaksanaan di lapangan, Dhamang didampingi oleh tiga anggota tim ahli, yakni Ir. Kukuh Wisnuaji Widiatmoko, S.T., M.T., Ir. Faizal Mahmud, S.T., M.T., dan Bagus Acung Billahi, S.T., M.T.
Sebanyak 30 pekerja konstruksi dari PT Mitra Wardhana terlibat aktif dalam kegiatan ini. Dhamang, yang juga bertindak sebagai Project Manager pada proyek tersebut, menjelaskan bahwa penguatan kompetensi pada bagian pondasi sangat krusial karena merupakan komponen inti struktur bangunan.
”Kami menerapkan pendekatan partisipatif dan aplikatif. Selain pemberian materi teori, kami melakukan pendampingan langsung di lapangan agar pekerja mampu menerapkan metode pengeboran semimekanik sesuai standar teknik sipil yang berlaku,” ujar Dhamang.
Lonjakan Pemahaman Teknis
Rangkaian kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur sejauh mana pemahaman awal para pekerja. Materi yang disampaikan mencakup tahapan pekerjaan pondasi sumuran, teknik pengeboran, pengendalian mutu, hingga aspek vital Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Hasilnya cukup signifikan. Tim mencatat adanya peningkatan pemahaman peserta hingga mencapai 30 persen setelah mengikuti pelatihan. Peningkatan paling menonjol terlihat pada penguasaan metode pengeboran semimekanik dan kesadaran akan pentingnya prosedur K3 di lingkungan proyek.
Sebagai keberlanjutan program, tim PkM USM juga menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) dan dokumentasi teknis bagi mitra. “SOP ini diharapkan menjadi pedoman kerja yang baku bagi PT Mitra Wardhana untuk menjamin kualitas serta konsistensi pekerjaan konstruksi di masa depan,” tambahnya.
Dorong Pendidikan Formal
Tak hanya aspek teknis, tim USM juga melakukan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) untuk program S1 dan S2 Teknik Sipil. Hal ini dilakukan guna mendorong para pekerja untuk terus mengembangkan diri melalui jenjang pendidikan formal.
Pihak PT Mitra Wardhana menyambut positif inisiatif ini. Mereka berharap kolaborasi antara akademisi dan praktisi di lapangan dapat terus berlanjut demi mencetak sumber daya manusia (SDM) konstruksi yang unggul, efisien, dan berkelanjutan.
”Kegiatan ini adalah bukti nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang lebih aman dan profesional,” tutup Dhamang.

Komentar