BERITASEMARANG.ID – Menghadapi tantangan perubahan iklim dan ancaman abrasi di pesisir utara, PT PLN Indonesia Power (PLN IP) UBP Semarang menggelar aksi nyata dalam memperingati Hari Bumi 2026. Melalui tema “Our Power, Our Planet“, perusahaan melakukan penanaman 1.200 pohon tanaman hias di kawasan Sheet Pile Tambak Mulyo, Kelurahan Tanjung Mas, Semarang Utara, Jumat (24/4).
Aksi ini melengkapi catatan impresif perusahaan dalam upaya penghijauan. Terhitung sejak awal tahun 2025 hingga April 2026, PLN IP UBP Semarang telah berhasil menanam sebanyak 38.200 pohon di wilayah tersebut. Langkah masif ini bertujuan ganda: memperkuat sabuk hijau penghalau air laut sekaligus mendukung estetika kawasan yang diproyeksikan menjadi Kampung Wisata Bahari oleh Pemerintah Kota Semarang.
Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Semarang, Flavianus Erwin Putranto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen perusahaan untuk menyelaraskan operasional pembangkitan listrik dengan pelestarian lingkungan.
”Kami ingin kekuatan operasional kami senantiasa berdampingan dengan tekad merawat bumi. Semangat masyarakat di Ring 1 serta dukungan para mitra adalah energi bagi kami untuk terus tumbuh bersama lingkungan yang tangguh,” ujar Erwin.
Kegiatan ini menjadi potret kolaborasi yang apik antara sektor industri, pemerintah, dan organisasi sosial. Penanaman pohon ini turut menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang, BBWS Pamali Juana, ROTARY Club Bojong, LPUBTN KAS, hingga Bintari Foundation.
Kepala DLH Kota Semarang, Glory Nasarani, S.T., M.T., M.Sc, mengapresiasi konsistensi kolaborasi tersebut. Menurutnya, sinergi antara dunia usaha dan masyarakat adalah kunci utama dalam mengendalikan dampak perubahan iklim di Kota Semarang yang rentan terhadap kenaikan muka air laut.
Senada dengan hal tersebut, Camat Semarang Utara, Siwi Wahyuningsih, mengakui dampak langsung yang dirasakan warganya. “Program ini berjalan kontinyu setiap tahun. Wilayah kami kini menjadi lebih teduh, hijau, dan lebih terlindungi dari terjangan ombak,” ungkapnya.
Kemeriahan acara tidak hanya terlihat dari partisipasi warga RW 15 (RT 01 hingga RT 09), tetapi juga kehadiran siswa-siswi SD Marsudi Rini Gedangan. Keterlibatan para pelajar ini sengaja dilakukan sebagai sarana edukasi lingkungan sejak dini, agar generasi mendatang memiliki kesadaran tinggi dalam menjaga ekosistem pesisir.
Melalui penanaman yang telah menembus angka 30.000 pohon lebih, PLN Indonesia Power UBP Semarang berharap dapat memberikan kontribusi permanen bagi keberlangsungan ruang hidup masyarakat pesisir dan masa depan bumi yang lebih hijau.

Komentar