Pendidikan Semarang

Cegah Genangan, Tim PkM USM Dampingi Warga Pedurungan Lor Bangun Drainase

BERITASEMARANG.ID  – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Semarang (PkM USM) melakukan aksi nyata dalam mengatasi permasalahan infrastruktur lingkungan. Tim dosen tersebut memberikan pendampingan teknis pembuatan saluran drainase bagi warga RT 05 RW 09, Kelurahan Pedurungan Lor, Kecamatan Pedurungan, Semarang, pada Senin (20/4).

​Langkah ini diambil menyusul seringnya terjadi genangan air akibat saluran lama yang tidak mampu menampung debit air limbah rumah tangga.

​Ketua Tim PkM USM, Muhammad Latif S.T., M.T., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membekali warga dengan pengetahuan teknis mengenai konstruksi drainase yang andal. Bersama anggota tim lainnya, yakni Lilla Angraini S.T., M.T., Galih Widyarini S.T., M.T., dan Diah Rahmawati S.T., M.T., mereka terjun langsung mengevaluasi kondisi lapangan.

​”Selama ini saluran air warga sering mampet dan menimbulkan genangan. Setelah kami pelajari, kapasitas saluran lama memang sudah tidak memadai untuk mengakomodasi limbah air kotor warga,” ujar Latif.

​Solusi Dimensi Saluran

​Berdasarkan hasil perhitungan teknis, tim USM memberikan solusi perubahan dimensi saluran. Saluran lama yang semula hanya berukuran 30 \text{ cm} \times 10 \text{ cm} \times 30 \text{ cm} ditingkatkan kapasitasnya menjadi saluran terbuka berbentuk trapesium dengan dimensi 50 \text{ cm} \times 40 \text{ cm} \times 50 \text{ cm}.

Hadiri Silatnas Annitho Aswaja, Taj Yasin Kumpul Bareng Ribuan Anggota Thariqah di Semarang

​”Dengan dimensi baru ini, aliran air kini menjadi lancar dan tidak ada lagi genangan air kotor di wilayah pemukiman warga,” tambahnya.

​Antusiasme Warga

​Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Ketua RT 05 RW 09, Anton Heriyanto, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas ilmu dan pendampingan yang diberikan oleh para akademisi USM.

​”Kami sangat terbantu. Warga sangat antusias, terbukti ada sekitar 45 orang yang terjun langsung bergotong royong dalam proses pembuatan saluran ini,” kata Anton.

​Ia berharap kerja sama ini tidak berhenti sampai di sini. Anton menginginkan adanya agenda lanjutan dari pihak universitas untuk membantu program sosial masyarakat lainnya di wilayah Pedurungan Lor.

Jelang Muktamar VIII IPHI, Prof Imam Taufiq Dorong Penguatan Peran Organisasi dalam Pembinaan Haji

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement