Semarang

Cetak Dekade Emas WTP, Walikota Semarang Tegaskan: Setiap Rupiah APBD Harus Kembali ke Rakyat

BERITASEMARANG.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kembali menorehkan prestasi gemilang dalam tata kelola keuangan daerah. Pemkot Semarang sukses mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

​Pencapaian ini menjadi sangat spesial karena menandai keberhasilan Pemkot Semarang dalam meraih predikat WTP selama 10 kali berturut-turut.

​Bagi Walikota Semarang, Agustina Wilujeng, capaian satu dekade ini bukan sekadar urusan tertib administrasi atau sekadar penghargaan di atas kertas. Ia menegaskan bahwa esensi utama dari WTP adalah bukti nyata bahwa uang rakyat dikelola dengan penuh tanggung jawab dan sasaran yang tepat.

​”Capaian ini adalah hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemkot Semarang, DPRD, dan berbagai pihak. Namun bagi saya, yang paling penting bukan sekadar mendapatkan WTP, melainkan memastikan bahwa uang rakyat benar-benar kembali kepada rakyat dalam bentuk pelayanan yang lebih baik dan pembangunan yang dirasakan manfaatnya,” ujar Agustina usai menerima LHP BPK, Rabu (11/6/2026).

​Agustina menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2025, Pemkot Semarang secara agresif mengarahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk program-program prioritas yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan harian warga.

Pangkas Pengeluaran Rutin, Lini EV Chery Hadirkan Efisiensi Energi Mulai Rp181/Km

​Beberapa sektor yang menjadi fokus utama di antaranya:

  • Infrastruktur & Lingkungan: Pembangunan jalan, perbaikan drainase, dan penanganan banjir.
  • Sosial & Ekonomi: Peningkatan kualitas permukiman, penguatan ekonomi kerakyatan, dan program perlindungan sosial.
  • Pelayanan Dasar: Optimalisasi layanan kesehatan serta akses pendidikan yang lebih baik.

​Menurut Agustina, indikator keberhasilan pengelolaan keuangan daerah yang sesungguhnya bukan diukur dari tebalnya laporan, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan di lapangan.

​”Warga ingin melihat jalan yang lebih baik, lingkungan yang lebih nyaman, pelayanan yang semakin cepat, serta kesempatan ekonomi yang semakin terbuka. Karena itu saya selalu menekankan bahwa setiap rupiah APBD harus bekerja untuk rakyat,” tegasnya.

​Meski mencetak prestasi impresif 10 kali berturut-turut, Walikota Agustina mengingatkan seluruh jajaran perangkat daerah di Pemkot Semarang agar tidak cepat berpuas diri. Predikat WTP ini justru harus menjadi bahan bakar untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan anggaran.

​Ia berharap budaya pengelolaan keuangan yang bersih, transparan, dan akuntabel terus melekat menjadi napas pemerintahan di Kota Semarang.

Makin Manjakan Penumpang, 7 KA New Generation Kini Beroperasi di Daop 4 Semarang

​”Kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui kinerja yang nyata dan pengelolaan anggaran yang memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi warga,” pungkas Agustina.

​Dengan raihan WTP atas LKPD TA 2025 ini, Pemkot Semarang di bawah kepemimpinan Agustina Wilujeng semakin memperkokoh komitmennya untuk menghadirkan birokrasi yang bersih, profesional, dan sepenuhnya berorientasi pada peningkatan kualitas hidup warga Kota Lumpia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement