Pendidikan Semarang

FPIK UNDIP Terbangkan Puluhan Mahasiswa dan Alumni Magang hingga Kerja di Jepang dan Korea

BERITASEMARANG.ID – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro (FPIK UNDIP) terus tancap gas dalam mencetak lulusan yang unggul dan berdaya saing global. Komitmen ini dibuktikan lewat program nyata yang menghubungkan mahasiswa dan alumninya langsung dengan industri perikanan dan kelautan modern di kancah internasional.

​Sejak tahun 2023, FPIK UNDIP konsisten membuka jalur bagi mahasiswa untuk mencicipi atmosfer kerja dunia melalui program magang di berbagai wilayah di Jepang. Langkah ini diambil untuk menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan industri global, khususnya di sektor budidaya, pengolahan hasil laut, hingga akuakultur modern.

​Kuasai Sektor Perikanan Modern di Jepang

​Pada pertengahan April lalu (19/4/2026), FPIK UNDIP kembali memberangkatkan 28 mahasiswa aktif ke Negeri Sakura. Mereka disebar di dua wilayah strategis:

  • 13 mahasiswa ditempatkan di Kota Ako untuk mendalami industri oyster farming (budidaya tiram).
  • 15 mahasiswa lainnya menjalani program magang di wilayah Esashi.

​Tak berhenti di situ, dalam waktu dekat, sebanyak 11 mahasiswa dari Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (THP) dijadwalkan akan segera menyusul ke Esashi.

​Selama di Jepang, para mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi langsung terjun mengelola fasilitas akuakultur modern, hatchery, hingga pengolahan hasil laut bersama mitra industri berstandar internasional. Lewat program ini, mereka diharapkan mampu memperluas wawasan budaya, mengasah keterampilan profesional, sekaligus meningkatkan kemampuan bahasa asing.

Sentuhan Humanis Wali Kota Semarang: Ajak Anak Yatim Nobar ‘Children of Heaven’ dan Pompa Semangat Raih Mimpi

​Alumni Siap Berkarir di Korea Selatan Lewat Visa E-7-3

​Selain memfasilitasi mahasiswa aktif, FPIK UNDIP juga membuka karpet merah bagi para alumninya untuk berkarir di luar negeri. Saat ini, sebanyak 9 alumni FPIK sedang menjalani pelatihan intensif dan persiapan kerja untuk ditempatkan di berbagai perusahaan akuakultur di Korea Selatan.

​Para alumni ini dipersiapkan melalui skema Visa E-7-3, yaitu visa kerja khusus untuk tenaga kerja asing terampil (skilled worker) di sektor tertentu, termasuk budidaya perikanan. Agar siap pakai, mereka dibekali dengan:

 

    1. ​Pelatihan bahasa Korea.
    2. ​Penguatan kompetensi teknis perikanan.
    3. ​Pembekalan budaya kerja internasional.

Catatan Redaksi: Untuk memastikan kesiapan fisik dan mental di lingkungan baru, para alumni diwajibkan melewati seleksi ketat, mulai dari tes psikologi hingga Medical Check Up (MCU) lengkap.

​Visi Global Dekan FPIK UNDIP

​Dekan FPIK UNDIP, Prof. Agus Trianto, S.T., M.Sc., Ph.D., menegaskan bahwa program internasionalisasi ini adalah bagian dari komitmen besar kampus untuk melahirkan SDM yang adaptif dan profesional.

Honda Jateng Gencarkan Edukasi Etika Berkendara dan Tips Hadapi Pengendara Luar Kota

​”FPIK UNDIP tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, tetapi juga memastikan mahasiswa dan alumni memiliki akses terhadap pengalaman global serta peluang karier internasional yang nyata. Ini menjadi bentuk komitmen kami dalam mencetak lulusan yang adaptif, profesional, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja global,” ujar Prof. Agus.

​Dengan jaringan global yang semakin kuat di Jepang dan Korea Selatan, FPIK UNDIP sukses membuktikan diri sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya jago kandang, tetapi mampu membuka peluang masa depan yang luas bagi generasinya di panggung dunia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement