Jateng Serambi Islam

Gelombang I Pemulangan Haji Embarkasi Solo Rampung, 15.397 Jemaah Tiba di Tanah Air

BERITASEMARANG.ID – Masa pemulangan jemaah haji Gelombang I Embarkasi Solo resmi berakhir pada Selasa (16/6/2026). Penutupan fase pertama ini ditandai dengan tibanya Kloter 43 SOC di Bandara Adi Soemarmo pada pukul 15.53 WIB, sebelum akhirnya diberangkatkan ke daerah asal masing-masing pada pukul 18.25 WIB.

​Dengan mendaratnya kloter terakhir di gelombang pertama ini, tercatat sebanyak 15.397 jemaah yang terbagi dalam 43 kelompok terbang (kloter) telah berhasil dipulangkan ke tanah air dengan selamat.

​Ketua PPIH Embarkasi Solo, Fitriyanto, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari koordinasi lintas sektor yang solid. Mulai dari proses penyambutan di bandara, pemeriksaan kesehatan, pengelolaan bagasi, hingga pengantaran jemaah, semua berjalan secara terstruktur.

​”Kami memastikan kepulangan bukan sekadar proses administratif, melainkan momen akhir ibadah yang mencerminkan haji ramah lansia, disabilitas, dan perempuan,” ujar Fitriyanto.

​Siap Sambut Gelombang II: Fokus Antisipasi Kesehatan

Ilmuwan FPIK UNDIP Sulap Limbah Jadi Terumbu Karang Buatan

​Meski fase pertama berjalan sukses, tugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo belum usai. Sebanyak 38 kloter dengan total 13.642 jemaah haji dijadwalkan akan tiba secara bertahap pada pemulangan Gelombang II.

​Fitriyanto menjelaskan, terdapat perbedaan pola perjalanan yang cukup signifikan antara Gelombang I dan Gelombang II yang perlu diantisipasi secara matang:

-. ​Gelombang I: Jemaah dipulangkan langsung dari Arab Saudi melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.

-. ​Gelombang II: Jemaah terlebih dahulu bergerak dari Makkah ke Madinah untuk beribadah dan ziarah, baru kemudian diterbangkan ke Indonesia via Madinah.

​Perpindahan rute dari Makkah ke Madinah diprediksi akan menguras energi jemaah. Oleh karena itu, PPIH Embarkasi Solo kini memperketat kesiapan tim medis dan pelayanan prioritas.

198 Ribu Pelanggan Padati KAI Daop 4 Semarang Selama Libur Tahun Baru Islam 1448 H

​“Perbedaan pola perjalanan ini tentu memengaruhi kondisi fisik jemaah saat tiba di tanah air. Kami menyiapkan langkah antisipatif terutama pada aspek kesehatan, kenyamanan saat kedatangan, serta percepatan layanan bagi jemaah prioritas (lansia dan risiko tinggi),” jelas Fitriyanto.

​Evaluasi demi Pelayanan Makin Prima

​Berbekal evaluasi dari Gelombang I, PPIH Embarkasi Solo berkomitmen untuk menggenjot kualitas pelayanan agar makin prima pada fase berikutnya. Beberapa penyempurnaan teknis yang terus digodok meliputi:

​Pengaturan alur kedatangan jemaah di debarkasi.

​Kesiapan petugas pendamping khusus bagi lansia dan jemaah risiko tinggi (risti). Koordinasi intensif dengan transportasi daerah asal jemaah agar proses kepulangan makin efektif dan cepat.

Pemkot Bersama Warga Masyarakat Rawat Harmoni dalam Perayaan Kedatangan Kimsin YS Poo Seng Tay Tee ke-166

​Seluruh personel PPIH Embarkasi Solo dipastikan tetap disiagakan dengan standar pelayanan yang sama guna menjaga konsistensi kenyamanan jemaah hingga akhir masa operasional haji 2026.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement