BERITASEMARANG.ID – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dosen Universitas Semarang (USM) menginisiasi langkah strategis dalam perbaikan sarana prasarana wilayah melalui kegiatan Pemetaan Partisipatif Infrastruktur Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Kegiatan ini berlangsung di Balai Pertemuan Kelurahan Lamper Kidul, Kota Semarang, belum lama ini.
Tim PkM USM dipimpin oleh Sulistyowati, S.T., M.T., dengan anggota Diah Aryati Puji Lestari, S.Si., M.Si., Andi Nurcahyo, S.Pd., M.Pd., serta Dr. Ir. AR Hanung Triyono, M.Si., dengan melibatkan dua mahasiswa, Dicky Maulana Riyadi dan M. Ghulwan Yudi Sarwana.
Ketua Tim PkM, Sulistyowati menjelaskan bahwa esensi dari kegiatan ini adalah menempatkan masyarakat sebagai subjek utama dalam pendataan. Warga dilibatkan secara langsung untuk mengidentifikasi dan melaporkan kondisi drainase, jalan lingkungan, hingga fasilitas umum di wilayah mereka masing-masing.
”Kami mendokumentasikan laporan warga dengan menuliskannya secara manual dan memberikan pin lokasi presisi pada peta digital menggunakan Google My Maps. Tujuannya agar data yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan realita di lapangan,” ujar Sulistyowati.
Berdasarkan hasil diskusi, kondisi infrastruktur di Kelurahan Lamper Kidul secara umum masih dalam kategori baik. Namun, terdapat beberapa catatan penting yang menjadi aspirasi warga, di antaranya:
-. Masalah Banjir: Kawasan Taman Mangga dilaporkan sering mengalami genangan saat intensitas hujan tinggi.
-. Sistem Drainase: Aliran air dinilai belum optimal dan kurang terintegrasi, sehingga sering terjadi luapan antarwilayah.
-. Fasilitas Umum: Usulan warga terkait pengadaan tempat sampah tertutup di area Taman Gacor.
Output Berupa Peta Digital dan Fisik
Sebagai tindak lanjut, tim PkM USM akan menyusun hasil pemetaan tersebut ke dalam peta infrastruktur format besar (ukuran A0 atau A1). Peta ini nantinya akan diserahkan kepada pihak Kelurahan Lamper Kidul sebagai dokumen acuan dalam perencanaan pembangunan dan perbaikan infrastruktur ke depan.
Selain aspek teknis, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi USM untuk memperkenalkan profil kampus kepada masyarakat luas. Diharapkan, kontribusi akademisi dalam menyelesaikan persoalan lingkungan berbasis teknologi SIG dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh warga Kota Semarang.
Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen Universitas Semarang dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berorientasi pada kebermanfaatan sosial.

Komentar