Pendidikan Semarang

Perkuat Integritas, 87 Mahasiswa Magister Hukum USM Sambangi MACC Malaysia

BERITASEMARANG.ID  – Sebanyak 87 mahasiswa Program Studi Magister Hukum Universitas Semarang (USM) melakukan kunjungan akademik internasional ke markas besar Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia (SPRM) atau Malaysian Anti-Corruption Commission (MACC) di Putrajaya, Malaysia, belum lama ini.

​Kunjungan strategis ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mahasiswa mengenai tata kelola, penguatan integritas, serta strategi pencegahan korupsi dari perspektif lintas negara di kawasan Asia Tenggara.

​Direktur Pascasarjana USM, Dr. Muhammad Junaidi, SHI., MH., yang memimpin langsung delegasi, menegaskan bahwa observasi lapangan ini merupakan bagian krusial dari kurikulum hukum. Ia menilai, memahami pola kerja MACC memberikan komparasi berharga bagi mahasiswa dalam memandang sistem penegakan hukum di Indonesia dan negara tetangga.

​”Kami ingin mahasiswa melihat langsung bagaimana aspek tata kelola dan integritas diterapkan secara praktis dalam lingkup kerja MACC. Ini adalah upaya membekali calon praktisi hukum dengan wawasan internasional yang mumpuni,” ujar Dr. Junaidi.

​Dalam kunjungan tersebut, delegasi didampingi oleh Kaprodi Magister Hukum Dr. Endah, SH., MH., serta dosen pendamping Dr. Zainal Arifin, M.Kn.

Pastikan Personel ARFF Selalu Prima, Bandara Ahmad Yani Semarang Gelar Physical Fitness Test

​Selama di markas besar MACC, para mahasiswa diberikan akses eksklusif untuk mengeksplorasi galeri pameran di Lantai 3 dan Lantai 11. Fasilitas tersebut menyajikan rekam jejak sejarah, keberhasilan operasi antirasuah, hingga inovasi teknologi yang digunakan Malaysia dalam memberantas praktik korupsi.

​Salah satu perwakilan mahasiswa, Mahendra Hakim, menyatakan kekagumannya terhadap komitmen moral yang ditunjukkan lembaga tersebut. Menurutnya, semangat antikorupsi di Malaysia telah bergeser dari sekadar tugas lembaga menjadi kesadaran kolektif masyarakat.

​”Kunjungan ini memberikan wawasan substansial tentang metode pemberantasan korupsi dan supremasi hukum. Kami melihat bahwa jargon antikorupsi di sini bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata dalam membangun masyarakat yang berintegritas,” pungkas Mahendra.

​Kunjungan ini diharapkan dapat memotivasi para calon magister hukum USM untuk membawa semangat integritas tersebut ke dalam dunia kerja profesional di tanah air kelak.

Ofero Tebar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026: Cashback Rp4 Juta hingga Lelang Mulai Rp 0

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement