Jateng Serambi Islam

Rayakan Milad Ke-3, Jaga Bumi Aswaja Jateng Gelar Ziarah Akbar ke Makam Sunan Gunung Jati

BERITASEMARANG.ID – Memperingati hari lahirnya yang ke-3, organisasi kemasyarakatan keagamaan Gabungan Bersama Masyarakat Islam Ahlussunnah Waljamaah (Jaga Bumi Aswaja) Jawa Tengah menggelar ziarah akbar dan silaturahmi ulama di Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (25/4). Sebanyak 600 jamaah diberangkatkan untuk menguatkan spiritualitas sekaligus meneguhkan prinsip ajaran Aswaja.

​Ketua Umum Jaga Bumi Aswaja Jateng, KH Muhammad Said AlMasyhad, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tasyakuran atas eksistensi organisasi yang kini genap berusia tiga tahun. Rombongan besar yang menggunakan 11 bus dan sejumlah kendaraan pribadi ini didampingi langsung oleh Wakil Gubernur Jateng KH Taj Yasin Maimoen beserta istri, Hj Ning Nawal Arafah.

​”Alhamdulillah, antusiasme jamaah luar biasa. Selain ziarah ke makam Sunan Gunung Jati, agenda utama kami adalah menyambung sanad dan silaturahmi ke Pondok Pesantren Dar Al Tauhid Arjawinangun,” ujar Kyai Said yang juga Pengasuh Ponpes Raudlatus Saidiyah, Semarang.

​Dalam kunjungannya ke Ponpes Dar Al Tauhid, rombongan disambut hangat oleh deretan ulama kharismatik seperti KHR Ahmad Ibnu Abdillah Satori, KH Ahsin Saho Muhammad, dan KH Husein.

​KH Ahsin Saho Muhammad dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap gerakan Jaga Bumi Aswaja. Menurutnya, keberadaan majelis pengajian seperti ini di kota besar seperti Semarang sangat krusial untuk menjaga ekosistem keagamaan yang sehat.

Antisipasi BBM Naik, Nasmoco Bongkar Rahasia Irit Veloz Hybrid Lewat “Cut Body”

​”Sesuai namanya, Jaga Bumi harus menjaga harmoni dengan prinsip moderat (tawassuth), seimbang (tawazun), toleran (tasamuh), dan adil (i’tidal). Ini adalah fondasi agar umat tetap seimbang dalam berkhidmat kepada Allah maupun sesama manusia,” urai KH Ahsin Saho.

​KHM Said AlMasyhad menegaskan bahwa Jaga Bumi Aswaja memiliki misi mengajak masyarakat menuju kebaikan dunia dan akhirat melalui amalan rutin. Organisasi ini aktif melaksanakan kegiatan setiap tiga bulan sekali secara berpindah-pindah tempat.

  • Amalan Utama: Khataman Al-Qur’an, tahlil, istighotsah, dan pembacaan Manaqib Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani.
  • Fasilitas Jamaah: Dalam perjalanan ini, aspek keselamatan menjadi prioritas dengan melibatkan tim kesehatan dan ambulans dari RSI Sultan Agung.

​Ziarah ini juga diikuti oleh sejumlah kiai muda dan akademisi asal Semarang, di antaranya Prof Dr KH Ahmad Izzuddin MAg, KH Abdurrohim Al Muhsin, hingga Dr KH Joko Pujiono SH. Setelah merampungkan agenda religi di makam Sunan Gunung Jati, jamaah berkesempatan menikmati wisata kuliner dan belanja di sentra Batik Trusmi sebelum kembali ke Jawa Tengah.

​”Kehadiran Gus Yasin (Wagub) di tengah-tengah jamaah menambah kebahagiaan dan motivasi kami untuk terus istiqomah menjaga ajaran para wali,” pungkas Kyai Said.

PT PLN Indonesia Power UBP Semarang Perkuat Budaya Tangguh Bencana melalui Program SPAB di SMP Negeri 17 Semarang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement