Jateng Serambi Islam

Ribuan Jamaah Hadiri Haul ke-15 KH Masruri Mughni: Sang Pelopor yang Ubah Bumiayu Menjadi Kota Santri

BERITASEMARANG.ID – Ribuan orang dari berbagai penjuru tanah air memadati Pondok Pesantren Al-Hikmah 2, Benda, Sirampog, Kabupaten Brebes pada Minggu (14/6). Kehadiran massa yang luar biasa ini dalam rangka menghadiri puncak peringatan Haul ke-15 Almaghfurlah KH Masruri Mughni.

​Perjuangan dan dedikasi almarhum semasa hidup dinilai telah membawa dampak kultural yang sangat besar, khususnya dalam mengubah wajah Bumiayu dan sekitarnya menjadi pusat pendidikan Islam yang diperhitungkan.

​Fakta Penting di Balik Haul ke-15 KH Masruri Mughni:

  • Dihadiri Ribuan Jamaah: Datang dari berbagai daerah di Indonesia, memenuhi area pesantren sejak pagi.
  • Rangkaian Acara Khidmat: Dimulai dari khataman Al-Qur’an 30 juz oleh santri dan mahasiswa STAI Al-Hikmah 2, dilanjutkan Temu Alumni Nasional, hingga puncaknya di Masjid An-Nur setelah waktu zuhur.
  • Peluncuran Buku Biografi: Peluncuran buku berjudul “Membangun Sanad Ilmu dengan Kasih Sayang” yang mengupas tuntas riwayat hidup dan pemikiran KH Masruri Mughni.
  • Kehadiran Tokoh Lintas Negara: Selain ulama nusantara, haul kali ini juga dihadiri oleh Mufti Hudaidah asal Yaman, Syekh Muhammad Abdurrahim al Wushobi.

​Mengubah Kota Dagang Menjadi Kota Santri

​Dalam tausiyah utamanya, Pengasuh Pondok Pesantren At-Taujieh el-Islamy Banyumas, KH Zuhrul Anam (Gus Anam), menegaskan betapa besarnya kontribusi KH Masruri Mughni bagi wilayah Brebes bagian selatan.

​Meskipun letak geografis pesantren berada di Kecamatan Sirampog, masyarakat luas lebih mengenal kawasan tersebut sebagai bagian dari denyut nadi Bumiayu.

​”Peran Kiai Masruri sangat besar. Melalui perjuangan panjang, keteladanan, dan dedikasi beliau dalam dunia pesantren, Bumiayu yang dahulu dikenal sebagai kota perdagangan dan pusat aktivitas ekonomi, perlahan berkembang menjadi salah satu pusat pendidikan Islam yang diperhitungkan di Jawa Tengah,” ujar Gus Anam, yang juga menantu dari ulama kharismatik KH Maimoen Zubair tersebut.

Pemprov Jateng Sabet Penghargaan Program E-Learning ASN Berintegritas dari KPK  

​Gus Anam menambahkan bahwa Kiai Masruri adalah figur sentral yang sukses membangun ekosistem pendidikan pesantren yang berkelanjutan. Di bawah komandonya, pesantren menjelma menjadi lembaga yang modern namun tetap kokoh memegang tradisi Ahlussunnah wal Jamaah.

​Warisan Pendidikan yang Melintasi Zaman

​Salah satu warisan terbesar KH Masruri Mughni adalah visinya yang integratif terhadap pendidikan. Bagi beliau, pesantren bukan sekadar tempat mengaji kitab kuning, melainkan juga wadah pemberdayaan masyarakat.

​Oleh karena itu, anak-anak didiknya tidak hanya ditempa ilmu agama konvensional, tetapi juga didorong untuk mengenyam pendidikan formal hingga ke jenjang perguruan tinggi. Melalui penetrasi para alumni inilah, wajah sosial-budaya Bumiayu ikut bergeser secara positif.

​Kini, wilayah tersebut tidak hanya ramai oleh aktivitas perniagaan, tetapi juga hidup dengan syiar majelis taklim, masjid yang makmur, dan corak masyarakat yang memegang teguh nilai Islam yang moderat serta penuh kasih sayang.

​Peluncuran Buku Biografi

​Selain doa bersama, momentum haul tahun ini juga dimanfaatkan oleh Ketua Dewan Pengasuh, KH Sholahuddin Masruri (Gus Sholah), untuk meluncurkan buku biografi KH Masruri Mughni.

MTQ Gajahmungkur Jadi Bagian Pemanasan Kota Semarang Menuju MTQ Nasional XXXI 2026

​Buku berjudul “Membangun Sanad Ilmu dengan Kasih Sayang” tersebut ditulis oleh kolaborasi akademisi dan jurnalis senior, yakni:

  1. Dr. H. Agus Fathuddin Yusuf, MA (Wartawan Suara Merdeka)
  2. Prof. Dr. H. Najahan Musyafak, MA (Guru Besar UIN Walisongo)
  3. Dr. Agus Irfan, MPI (Dekan FAI Unissula)

​Buku tersebut dibedah langsung oleh cucu KH Abdul Wahab Chasbullah Jombang, KH Azam Choiruman (Gus Heru), serta perwakilan alumni asal Jambi, KH Ghusyairi, M.Pd.I. Acara kemudian ditutup dengan doa khidmat yang dipimpin oleh KH Abdul Halim (Wonosobo) dan Syekh Muhammad Abdurrahim al Wushobi (Yaman).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement