Nasional Serambi Islam

Sambut Kloter 34 di Donohudan, Wamen Haji Warning KBIHU Nakal dan Cegah 42 Jemaah Ilegal

BERITASEMARANG.ID  – Suasana sibuk terlihat di Asrama Haji Donohudan (AHD) saat menyambut kedatangan jemaah calon haji Kloter 34. Di tengah prosesi penerimaan jemaah tersebut, Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, hadir melakukan peninjauan mendalam terhadap kesiapan fasilitas dan kedisiplinan penyelenggara haji, Sabtu (2/5/2026).

​Dalam kunjungannya di embarkasi terbesar di Jawa Tengah tersebut, Dahnil membawa pesan tegas terkait integritas penyelenggaraan haji.

​KBIHU Asal Probolinggo dan Bekasi Kena Semprot

​Dahnil mengungkapkan temuan adanya dua Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) yang membawa jemaah keluar dari agenda resmi tanpa izin petugas. Dua kelompok tersebut diketahui berasal dari Probolinggo dan Bekasi.

​”Kami sudah memberikan peringatan keras. Mereka melakukan kegiatan tanpa koordinasi yang bisa mengganggu fisik dan kondisi jemaah. Jika sekali lagi melanggar, izin KBIHU-nya langsung kami cabut,” ujar Dahnil di sela-sela pemantauan di Donohudan.

​Donohudan Jadi Titik Pantau Pengetatan Visa

​Selain mengevaluasi KBIHU, Wamen Haji memaparkan keberhasilan tim gabungan (Imigrasi dan Kepolisian) dalam menyisir keberangkatan nonprosedural. Hingga saat kedatangannya di Donohudan, dilaporkan sebanyak 42 orang gagal berangkat karena kedapatan menggunakan visa tidak resmi.

Hadiri Silatnas Annitho Aswaja, Taj Yasin Kumpul Bareng Ribuan Anggota Thariqah di Semarang

​Langkah preventif ini dilakukan agar tidak ada warga negara Indonesia yang terlunta-lunta atau menghadapi masalah hukum saat tiba di tanah suci nanti.

​Fasilitas di Embarkasi Solo Terus Ditingkatkan

​Di hadapan awak media, Dahnil mengapresiasi beberapa inovasi layanan yang kini dirasakan langsung oleh jemaah di Asrama Haji Donohudan, di antaranya:

  • Distribusi Kartu Nusuk: Kini jemaah sudah mengantongi Kartu Nusuk sejak masih di tanah air (embarkasi), sehingga tidak perlu lagi mengantre saat tiba di Arab Saudi.
  • Ketegasan pada Maskapai: Menyikapi keterlambatan jadwal, pemerintah telah menyiapkan skema penalti bagi maskapai yang merugikan waktu istirahat jemaah di asrama.
  • Pemantauan Kesehatan: Dengan angka kematian saat ini mencapai tujuh orang, petugas medis di embarkasi diminta lebih ketat dalam melakukan pemeriksaan kesehatan terakhir sebelum jemaah terbang.

​”Asrama Haji Donohudan ini adalah pintu gerbang spiritual bagi ribuan jemaah. Kami ingin dari sini, mereka sudah merasa aman, nyaman, dan terlindungi dari praktik-praktik ilegal yang merugikan,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement