BERITASEMARANG.ID – Program Mudik Gratis yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) tahun 2026 membawa berkah ganda. Tak hanya meringankan beban para perantau, program ini juga menyisipkan rasa bangga dan syukur bagi para kru bus yang bertugas mengantar pemudik kembali ke kampung halaman.
Suasana sibuk terlihat di area parkir Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (15/3) sore. Puluhan sopir tampak teliti memeriksa kelaikan armada sebelum diberangkatkan menuju berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah pada Senin (16/3).
Kesiapan Armada dan Kru
Keamanan menjadi prioritas utama dalam perjalanan panjang ini. Sugio, salah satu sopir bus asal Sukoharjo yang bertugas mengantar pemudik ke Karanganyar, memastikan bahwa armadanya telah melewati serangkaian inspeksi ketat.
”Unit sudah dicek semua, dari mesin, kaki-kaki, sampai ramp check. Kru juga sudah cek kesehatan. Kami siap jalan,” tegas Sugio. Untuk menjaga keselamatan, setiap bus menyiagakan dua pengemudi yang akan bergantian secara berkala.
Senada dengan Sugio, Ginanjar Aji (36), sopir asal Cilacap, mengungkapkan bahwa selain pengecekan teknis seperti kampas rem dan oli, para pengemudi juga diwajibkan menjalani tes narkoba.
”Senang bisa ikut membantu masyarakat mudik. Rasanya ada kepuasan tersendiri melihat mereka bisa pulang dengan selamat ke kampung halaman,” ujar Ginanjar.
Dongkrak Sektor Transportasi
Selain misi sosial, program ini diakui membantu keberlangsungan bisnis perusahaan otobus (PO). Sugio menyebutkan bahwa selama bulan Ramadan, permintaan perjalanan wisata atau trip reguler biasanya mengalami penurunan signifikan. Hadirnya program mudik gratis ini menjadi stimulus ekonomi bagi para penyedia jasa transportasi dan krunya.
Skema Mudik Gratis 2026
Plt Kepala Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah, Risturino, menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud kepedulian Pemprov Jateng bersama Paguyuban Jawa Tengah dan para mitra.
Berikut adalah rincian armada mudik gratis tahun ini:
- Total Armada Bus: 325 unit (dari Jakarta) dan 23 unit (dari Bandung).
- Kapasitas Penumpang: 16.186 orang.
- Destinasi: 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah.
- Moda Transportasi: Bus dan Kereta Api.
Rencananya, keberangkatan ribuan pemudik ini akan dilepas langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, pada Senin (16/3) dari dua titik utama, yakni Museum Purna Bhakti Pertiwi TMII dan Masjid At-Tin, Jakarta Timur.

Komentar