Pendidikan Semarang

Tingkatkan Pelayanan Publik, Tim PkM USM Gembleng Perangkat Desa Mranggen Pelatihan MS Word Lanjutan

BERITASEMARANG.ID  – Guna memacu efisiensi administrasi dan percepatan transformasi digital di tingkat desa, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Semarang (PkM USM) menggelar Pelatihan Microsoft Office Word Lanjutan bagi para perangkat Desa Mranggen. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 9-10 Mei 2026, bertempat di Balai Desa Mranggen, Kabupaten Demak.

​Tim PkM USM yang diterjunkan terdiri atas para akademisi kompeten, yakni Anitiyo Soelistiyono, S.E., M.Si., Ph.D (Ketua), serta beranggotakan Albert, S.E., M.M., Ph.D, Dr. Drs. Witjaksono Eko Hartoto, M.M, dan Emaya Kurniawati, S.E., M.M.

​Ketua Tim PkM USM, Anitiyo Soelistiyono menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan respons atas antusiasme tinggi dari perangkat desa serta permintaan langsung Kepala Desa Mranggen, Abdul Cholis. Menurutnya, pemanfaatan fasilitas komputer desa harus dioptimalkan demi menunjang kualitas pelayanan publik.

​”Pelatihan ini adalah kelanjutan dari sesi sebelumnya. Kami fokus pada peningkatan kompetensi teknis agar administrasi desa lebih efisien. Tujuannya jelas, yakni mendorong transformasi digital di level akar rumput dan mengoptimalkan aset teknologi yang ada di desa,” ujar Anitiyo.

​Dalam pelatihan kali ini, sebanyak 10 perangkat desa dibekali materi yang lebih spesifik dan kompleks dibanding pelatihan dasar sebelumnya. Fokus utama materi diarahkan pada pembuatan dokumen-dokumen kedinasan yang menjadi makanan sehari-hari di kantor desa, agar proses pengerjaannya lebih cepat dan rapi.

Hadiri Silatnas Annitho Aswaja, Taj Yasin Kumpul Bareng Ribuan Anggota Thariqah di Semarang

​Kepala Desa Mranggen, Abdul Cholis, menyambut baik inisiatif dari USM ini. Ia mengakui bahwa tantangan kerja saat ini menuntut aparatur desa untuk lebih melek teknologi agar tidak tertinggal dalam melayani warga.

​”Kami merasa materi dasar sebelumnya perlu diperdalam. Dengan keterampilan lanjutan ini, kami berharap perangkat desa tidak lagi mengalami hambatan teknis saat menyusun laporan atau surat-menyurat. Hasil akhirnya adalah pelayanan kepada masyarakat Desa Mranggen yang lebih cepat dan efisien,” ungkap Abdul Cholis.

​Melalui program kemitraan ini, Universitas Semarang terus membuktikan komitmennya dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam memberdayakan sumber daya manusia di wilayah Jawa Tengah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement