BERITASEMARANG.ID – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) mengawali tahun 2026 dengan performa keuangan yang impresif. Emiten telekomunikasi hasil merger besar ini membukukan laba bersih yang dinormalisasi (Normalized PAT) sebesar Rp 1,37 triliun pada kuartal pertama (Q1) 2026. Angka tersebut melonjak tajam 254% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (Year-on-Year/YoY).
Pertumbuhan laba ini sejalan dengan kenaikan pendapatan perusahaan yang mencapai Rp 11,84 triliun, atau tumbuh 38% YoY. Sektor layanan data dan digital masih menjadi tulang punggung bisnis dengan kontribusi mencapai 91,8% dari total pendapatan.
Sinergi Pasca-Merger
Presiden Direktur & CEO XLSMART, Rajeev Sethi, mengungkapkan bahwa hasil positif ini merupakan buah dari percepatan sinergi pasca-merger yang mulai memberikan dampak nyata pada efisiensi operasional dan profitabilitas.
“Fokus utama kami saat ini adalah memperkuat kualitas jaringan dan memperluas pengalaman 5G. Integrasi jaringan dan ekspansi ini menjadi fondasi utama XLSMART dalam membangun pengalaman digital generasi berikutnya di Indonesia,” ujar Rajeev dalam keterangan resminya, Selasa (12/5).
Hingga Maret 2026, XLSMART telah mengintegrasikan sekitar 40,3 ribu site jaringan dan menambah 4,9 ribu site baru. Langkah efisiensi juga dilakukan melalui tower dismantling yang telah mencapai 77% dari target.
Ekspansi 5G dan Infrastruktur
Perusahaan yang kini memiliki lebih dari 253 ribu Base Transceiver Station (BTS) ini terus agresif memperluas cakupan 5G. Saat ini, layanan 5G XLSMART telah menjangkau 43 kota strategis di Indonesia. Ekspansi ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan trafik data yang terus meningkat, di mana pada Q1 2026 tercatat tumbuh 36% YoY menjadi 3.867 Petabytes.
Kualitas jaringan XLSMART juga mendapat pengakuan internasional dengan meraih penghargaan Fastest 5G Network di Indonesia dari Ookla Speedtest Awards 2025. Selain itu, perusahaan masuk dalam daftar TIME Best Companies Asia-Pacific 2026.
Kinerja Operasional Q1 2026:
- Pendapatan: Rp 11,84 Triliun (+38% YoY)
- EBITDA Normalisasi: Rp 5,43 Triliun (+26% YoY)
- Laba Bersih Normalisasi: Rp 1,37 Triliun (+254% YoY)
- Blended ARPU: Rp 47,3 Ribu
- Belanja Modal (Capex): Rp 2,25 Triliun
Untuk mendukung keberlanjutan pertumbuhan, XLSMART mengalokasikan belanja modal (Capex) sebesar Rp 2,25 triliun pada kuartal pertama ini. Dana tersebut dialokasikan untuk modernisasi infrastruktur, integrasi jaringan, serta peningkatan kualitas pengalaman pelanggan.
Sebagai entitas baru yang menggabungkan kekuatan XL Axiata dan Smartfren, XLSMART kini melayani lebih dari 69,4 juta pelanggan melalui berbagai merek seperti XL Prepaid, AXIS, Smartfren, dan XL SATU. Perusahaan optimistis dapat terus memainkan peran strategis dalam percepatan transformasi digital nasional.

Komentar