Jateng

Kakanwil Kemenag Jateng Instruksikan Tiap Daerah Punya Program Unggulan yang ‘Menyentuh’ Rakyat

BERITASEMARANG.ID – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah tancap gas di awal tahun. Melalui Rapat Koordinasi Monitoring, Evaluasi, dan Pengendalian Internal Triwulan I Tahun 2026 yang digelar di Baturraden, Banyumas, Rabu (1/4/2026), Kakanwil Kemenag Jateng, Saiful Mujab, menekankan pentingnya inovasi layanan yang tidak sekadar formalitas.

​Dalam arahannya, Saiful Mujab menginstruksikan seluruh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota untuk segera mematangkan dan memayungi program unggulan daerah dengan Surat Keputusan (SK) resmi.

​”Masing-masing Kemenag Kabupaten/Kota matangkan program unggulan kemudian SK-kan. Ini harus menjadi layanan yang memberikan sentuhan langsung dan berdampak kepada masyarakat sesuai karakteristik daerah masing-masing,” tegas Saiful Mujab di hadapan jajaran Kepala Bidang, Pembimas, dan Kasubag TU se-Jawa Tengah.

​Berdasarkan laporan dari berbagai Bidang dan Bimas, kinerja Satker di bawah naungan Kanwil Kemenag Jateng menunjukkan tren yang menggembirakan. Beberapa poin utama dalam evaluasi tersebut meliputi:

  • Penyerapan Anggaran: Mayoritas Satker menunjukkan progres sesuai target milestone awal tahun.
  • Capaian Program: Program kerja berjalan sesuai timeline, meski terdapat catatan kecil terkait kendala teknis di lapangan.
  • Evaluasi Mendalam: Kakanwil meminta hambatan teknis segera diurai agar tidak menjadi “beban” yang menumpuk di triwulan berikutnya.

​Selain fokus pada tata kelola birokrasi, Saiful Mujab juga memberikan perhatian serius pada sektor pendidikan keagamaan. Ia meminta jajarannya tidak lengah dalam mengawal institusi pendidikan di bawah Kemenag.

Perkuat Transparansi, OJK dan SRO Tuntaskan 4 Agenda Reformasi Pasar Modal

Dua poin krusial yang menjadi catatan Kakanwil:

  1. Manajerial: Perbaikan tata kelola di Madrasah dan Pondok Pesantren unggulan agar lebih profesional dan transparan.
  2. Akademik: Peningkatan kualitas kurikulum dan prestasi siswa agar mampu bersaing di level nasional maupun internasional.

​”Beberapa Kemenag Kabupaten/Kota perlu memberikan perhatian khusus kepada Madrasah dan Pondok Pesantren unggulan, baik secara manajerial maupun akademik,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement