BERITASEMARANG.ID – Suasana terminal keberangkatan Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang tampak berbeda pada Rabu (22/4). Alunan musik tradisional dan derap langkah model di atas runway menyulap ruang tunggu bandara menjadi panggung budaya dalam gelaran bertajuk “Kartini Masa Kini Bersinar di Bandara Semarang”.
Acara yang digelar untuk memperingati Hari Kartini ini merupakan hasil kolaborasi antara manajemen bandara dengan Anantari Boutique serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang.
General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Sulistyo Yulianto, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud penghormatan terhadap perjuangan R.A. Kartini sekaligus upaya memperkuat literasi budaya di ruang publik modern.
”Kami ingin menghadirkan semangat Kartini masa kini yang tidak hanya anggun secara lahiriah, tetapi juga kuat dalam berkarya dan berkontribusi melestarikan budaya bangsa,” ujar Sulistyo.
Daya tarik utama acara ini adalah fashion show yang dibawakan oleh para model binaan Denok Kenang Semarang. Mengenakan busana dengan sentuhan modern-tradisional, para model tampil memukau melintasi area terminal.
Tak hanya itu, pertunjukan Tari Dugderan—tarian khas Semarang yang melambangkan kegembiraan menyambut bulan suci Ramadan—turut memikat perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara.
Sulistyo menambahkan, bandara bukan sekadar tempat transit perjalanan udara, melainkan juga harus mampu menjadi etalase budaya Indonesia.
”Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat luas yang melintas di bandara kami,” imbuhnya.
Apresiasi Penumpang
Inisiatif ini mendapat respons positif dari para pengguna jasa bandara. Banyak penumpang yang menyempatkan diri berhenti sejenak untuk mengabadikan momen tersebut dengan ponsel mereka.
Salah satu penumpang tujuan Jakarta, Anita (34), mengaku terkesan dengan kejutan budaya ini. “Sangat menghibur dan inspiratif. Melihat peragaan busana dan tarian di tengah kesibukan bandara memberikan pengalaman perjalanan yang berbeda dan lebih berwarna,” ungkapnya.
Dengan terselenggaranya acara ini, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan ruang interaksi budaya dan inspirasi bagi masyarakat, sembari tetap menjaga kualitas pelayanan jasa kebandarudaraan.

Komentar