BERITASEMARANG.ID – Jawa Tengah resmi bersiap menyambut ribuan qari-qariah terbaik dari seluruh penjuru negeri. Provinsi ini telah ditetapkan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional XXXI tahun 2026. Namun, kali ini Jawa Tengah tidak hanya membidik sukses prestasi, tapi juga sukses ekonomi.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), menegaskan bahwa momentum ini adalah peluang emas untuk mendongkrak roda perekonomian wilayah.
”Dengan ribuan peserta dari seluruh Indonesia, dampaknya akan sangat terasa pada pertumbuhan ekonomi Jateng. Mulai dari pariwisata ramah muslim, okupansi hotel, hingga jasa travel akan bergerak signifikan,” ujar Gus Yasin saat memimpin rapat koordinasi di Kantor Gubernur Jateng, Senin (22/12/2025).
Lebih dari Sekadar Tilawah
Pemprov Jateng berencana menyulap MTQ 2026 menjadi festival besar yang inklusif. Selain lomba utama, agenda ini akan dimeriahkan oleh:
- Pameran Kaligrafi Internasional: Menampilkan karya seni visual bernafas Islam.
- Expo Busana Muslim: Menonjolkan potensi industri kreatif dan modest fashion lokal.
- Festival Rebana Tingkat Nasional: Panggung bagi seniman musik religi tanah air.
Kolaborasi Lintas Sektor
Untuk memastikan gelaran ini berlangsung megah, anggaran akan dikelola secara kolaboratif melalui APBD Provinsi Jateng, APBD Kota Semarang, dan dukungan dari Kementerian Agama RI. Tak hanya itu, Gus Yasin mengajak sektor swasta dan sponsor untuk ikut ambil bagian dalam sejarah ini.
”Kami ingin semua pihak terlibat. Ini adalah hajat besar yang tidak hanya membawa berkah secara spiritual, tapi juga kesejahteraan bagi masyarakat Jawa Tengah,” tambahnya.

Komentar