Ekonomi Nasional

Dirut Bulog Pantau Harga Pangan di Semarang: Stok Beras Melimpah, Harga Daging dan Telur Turun

​BERITASEMARANG.ID – Direktur Utama Perum Bulog, Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani, melakukan inspeksi mendadak (sidak) rutin di Pasar Johar dan Pasar Kanjengan, Semarang, pada Jumat (27/2). Sidak ini bertujuan untuk memastikan stabilitas harga pangan di bulan suci Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.

​Didampingi oleh Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Jateng – Sri Muniati, Satgas Pangan Polda Jateng serta jajaran Dinas Perdagangan dan Dinas Ketahanan Pangan, Dirut Bulog menyatakan bahwa secara umum harga komoditas pangan di Jawa Tengah, khususnya Semarang, terpantau stabil dan kondusif.

​Update Harga Pangan di Pasar Semarang

​Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, beberapa komoditas justru mengalami penurunan harga dibandingkan pekan sebelumnya:

Beras: Harga stabil sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), baik untuk kualitas medium maupun premium.

MUI Jateng Serukan Umat Islam Baca Qunut Nazilah, Kutuk Agresi AS-Israel terhadap Iran

​Daging Sapi: Turun menjadi Rp130.000/kg (sebelumnya Rp140.000/kg).

​Daging Ayam: Turun menjadi Rp35.000/kg (sebelumnya Rp40.000/kg).

​Telur Ayam: Stabil di angka Rp29.000/kg (sebelumnya Rp30.000/kg).

​”Alhamdulillah, hasil tinjauan kami menunjukkan harga-harga di Semarang luar biasa terkendali. Ini berkat sinergi antara produsen, pengecer, dan Satgas Pangan,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani.

​Tantangan Harga Cabai Akibat Cuaca

MUI Jateng Perkuat Peran Fatwa dan Kolaborasi untuk Entaskan Kemiskinan

​Meski mayoritas stabil, Dirut Bulog mengakui adanya fluktuasi pada komoditas cabai akibat faktor cuaca.

​Cabai Merah Keriting: Rp50.000/kg.

​Cabai Rawit Merah: Rp82.000/kg.

​”Kenaikan ini dipicu musim hujan yang mengguyur dalam beberapa minggu terakhir. Namun, jika dibandingkan Jakarta yang mencapai Rp100.000, di Semarang masih lebih rendah. Kami akan berkoordinasi dengan pengusaha cabai di wilayah Magelang untuk memperlancar pasokan,” tambahnya.

​Stok Beras Nasional Tembus 3,5 Juta Ton

Kanwil Kemenag Jateng Catat Rekor 100% Pelaporan SPT Tahunan 2025 tepat Waktu

​Rizal Ramdhani memastikan stok beras nasional dalam kondisi sangat aman. Pada Februari 2026, stok Bulog telah meningkat menjadi 3,5 juta ton, naik dari 3,2 juta ton di akhir tahun lalu.

​”Serapan beras pada Januari-Februari ini sangat luar biasa, naik sekitar 300.000 ton. Target kami tahun ini adalah menyerap 4 juta ton setara beras,” tegasnya.

​Daftar HET Sebagai Alat Kontrol Masyarakat

​Guna mencegah praktik spekulan, Bulog kini mewajibkan pemasangan daftar Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Pembelian di setiap pasar.

​Edukasi Konsumen: Pembeli bisa mengetahui harga pasti sebelum bertransaksi.

​Alat Kontrol: Memudahkan Satgas Pangan menindak pedagang yang melanggar aturan.

​Tindakan Hukum: Satgas Pangan tidak segan melakukan patroli dan penyelidikan lapangan untuk menindak oknum yang terbukti melakukan penimbunan.

​Dukungan Beras untuk Jemaah Haji 2026

​Dalam kesempatan tersebut, Dirut Bulog juga mengungkapkan keputusan strategis pemerintah. Berdasarkan arahan Menko Pangan, Indonesia akan memberikan dukungan beras bagi jemaah haji Indonesia yang berada di Arab Saudi pada musim haji tahun 2026 ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement