BERITASEMARANG.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat mobilitas masyarakat yang sangat tinggi selama periode libur panjang Hari Buruh Nasional yang bertepatan dengan akhir pekan, 1 hingga 3 Mei 2026. Tercatat, sebanyak 126.239 pelanggan telah menggunakan jasa kereta api di wilayah tersebut.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan bahwa lonjakan ini terbagi atas 62.037 pelanggan yang berangkat dan 64.202 pelanggan yang tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 4.
Puncak Arus Penumpang
Antusiasme masyarakat sudah terlihat sejak hari pertama libur. Puncak kedatangan penumpang terjadi pada Jumat, 1 Mei 2026, dengan total 27.918 pelanggan. Sementara itu, arus balik atau puncak keberangkatan terjadi pada Minggu, 3 Mei 2026, dengan jumlah mencapai 23.506 pelanggan.
Stasiun dengan Volume Tertinggi
Beberapa stasiun besar di Jawa Tengah bagian utara tetap menjadi simpul utama pergerakan penumpang. Berikut adalah rincian stasiun dengan volume tertinggi selama libur panjang:
- Stasiun Semarang Tawang: 19.309 penumpang naik dan 20.791 penumpang turun.
- Stasiun Semarang Poncol: 15.162 penumpang naik dan 15.721 penumpang turun.
- Stasiun Tegal: 7.407 penumpang naik dan 7.676 penumpang turun.
- Stasiun Pekalongan: 5.506 penumpang naik dan 5.318 penumpang turun.
- Stasiun Pemalang: 3.090 penumpang naik dan 3.113 penumpang turun.
Dukungan Kapasitas dan Kereta Favorit
Untuk mengantisipasi lonjakan ini, KAI Daop 4 Semarang mengoperasikan rata-rata 34 perjalanan KA jarak jauh setiap harinya dengan total kapasitas mencapai 21.128 tempat duduk per hari.
Layanan kelas ekonomi tetap menjadi primadona bagi masyarakat, terutama untuk perjalanan jarak menengah dan pendek menuju destinasi wisata. Beberapa rangkaian kereta yang menjadi favorit pelanggan antara lain KA Kaligung, Ambarawa Ekspres, Airlangga, Kamandaka, Joglosemarkerto, Kedung Sepur, Menoreh, Banyubiru, dan Blora Jaya.
Mendorong Sektor Pariwisata
Luqman Arif menambahkan bahwa momentum ini menjadi peluang besar dalam mendorong pertumbuhan pariwisata daerah. Kemudahan akses transportasi menuju kawasan seperti Kota Lama Semarang, pesisir utara, hingga destinasi budaya di Solo dan Yogyakarta menjadi faktor kunci meningkatnya minat wisatawan.
“KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu, sehingga dapat memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah,” tutur Luqman.
Pihak KAI juga mengimbau pelanggan untuk selalu datang lebih awal ke stasiun dan memastikan jadwal keberangkatan sesuai dengan tiket yang dimiliki demi kelancaran perjalanan.

Komentar