Ekonomi Jateng

Pertamina Tambah Pasokan 1,5 Juta Tabung LPG 3 Kg di Jateng-DIY Jelang Idul Adha

BERITASEMARANG.ID – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H dan momen libur panjang (long weekend), masyarakat Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tidak perlu mengkhawatirkan ketersediaan gas melon. PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) resmi mempertebal stok LPG 3 kg dengan menambah pasokan sebanyak 1.567.660 tabung.

​Jumlah fantastis ini setara dengan 99,31% dari konsumsi normal harian di wilayah Jateng dan DIY. Penambahan ini sengaja dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas memasak masyarakat, baik untuk keperluan keluarga maupun komunitas, selama perayaan Idul Adha.

​Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, menjelaskan bahwa tambahan pasokan ini digelontorkan melalui dua skema taktis demi memastikan stok di lapangan benar-benar aman:

1. ​Penyaluran Fakultatif (1.048.440 tabung)

Disalurkan serentak pada 27 Mei 2026. Skema fakultatif merupakan pasokan tambahan yang diberikan khusus pada hari libur atau tanggal merah di luar jadwal reguler, sehingga stok di pangkalan tetap terjaga di tengah tingginya permintaan.

Manjakan Pecinta Otomotif, BAIC Semarang Gelar Eksibisi Eksklusif di Istana Buah Setia Budi

2. ​Skema Extra Dropping (519.220 tabung)

Dilaksanakan pada minggu keempat Mei 2026. Skema ini mendongkrak volume di atas rata-rata penyaluran harian normal guna memperkuat ketahanan stok di tingkat pangkalan secara lebih cepat.

​”Kami memastikan tambahan pasokan LPG 3 kg ini dapat menjaga keandalan stok di lapangan, terutama di tingkat pangkalan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir. Tambahan ini terdiri atas 1.087.860 tabung di Jateng dan 479.800 tabung di DIY,” ujar Taufiq.

​Untuk menjamin kenyamanan konsumen, Pertamina mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kg langsung di pangkalan resmi Pertamina. Selain jaminan ketersediaan stok, harga di pangkalan resmi juga dipastikan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

​Di sisi lain, dalam mendukung program subsidi tepat sasaran dari pemerintah, Pertamina juga mengetuk kesadaran masyarakat yang tergolong mampu untuk beralih dari gas melon.

Mohammed Djarboua: Jurnalis Aljazair Berusia 58 Tahun yang Lulus Sarjana 2 Tahun di Fikom Unissula lewat Jalur RPL

​Sebagai gantinya, Pertamina menyediakan produk LPG non-subsidi varian Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg yang siap sedia di pasaran.

​“Meskipun jumlah stok melimpah, kami mengimbau masyarakat agar tetap bijak mengonsumsi energi agar penyaluran subsidi ini bisa benar-benar tepat sasaran,” pungkas Taufiq.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement