Nasional Serambi Islam

Tekan BPIH 1448 H, Kemenhaj Pertimbangkan Maskapai Alternatif

BERITASEMARANG.ID — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI bergerak cepat mencari celah untuk memangkas Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1448 H/2027 M. Salah satu opsi strategis yang kini tengah dikaji secara mendalam adalah membuka pintu bagi maskapai alternatif yang menawarkan harga lebih kompetitif.

​Langkah ini diambil mengingat komponen penerbangan menyumbang porsi terbesar dalam struktur BPIH, yaitu sekitar 40 persen. Efisiensi pada sektor transportasi udara diyakini akan menjadi kunci utama dalam menurunkan angka final biaya haji tahun depan.

​Dirjen Pelayanan Haji Kemenhaj RI, Ian Heriawan, mengungkapkan bahwa negosiasi harga tiket pesawat sejauh ini telah dilakukan berulang kali, baik secara tatap muka maupun daring.

​”Sekarang yang menjadi konsen itu masalah penerbangan. Penerbangan ini cukup tinggi, 40 persen dari BPIH. Sehingga kalau penerbangan bisa turun, otomatis BPIH bisa turun,” ujar Ian di Jakarta, Senin (21/9/2026).

​Melihat alotnya negosiasi, Kemenhaj mulai melirik maskapai lain di luar yang biasa digunakan, selama sanggup menawarkan harga yang lebih bersahabat tanpa menurunkan kualitas.

Marugame Udon Kaliurang Pakai CNG, Gagas Perkuat Layanan Energi untuk Pelaku Usaha

​Meski demikian, Ian menegaskan bahwa aspek keselamatan, kenyamanan, dan standar pelayanan jemaah tetap menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar.

​”Untuk mempertimbangkan maskapai lain yang memiliki harga yang lebih kompetitif, itu akan menjadi salah satu bahasan. Tapi akan kita hitung secara cermat. Kalau salah menghitung, dampaknya akan kepada pelayanan jemaah,” tegasnya.

​Selain negosiasi tarif, Kemenhaj telah menjalankan sejumlah simulasi efisiensi, seperti:

  • Penghitungan ulang alokasi penerbangan di setiap embarkasi.
  • Pembagian porsi kuota penerbangan antar-maskapai secara lebih efektif.
  • Kalkulasi variabel dinamis, termasuk pergerakan harga avtur dan fluktuasi nilai tukar mata uang.

​Saat ini, pembahasan untuk komponen pelayanan dalam negeri maupun luar negeri sudah memasuki tahap akhir. Praktis, biaya penerbangan menjadi faktor kunci terakhir yang menentukan besaran resmi BPIH 2027.

​Kemenhaj bersama Panitia Kerja (Panja) Komisi VIII DPR RI terus memfinalisasi angka-angka tersebut dan menargetkan kesepakatan dapat dicapai sebelum berganti bulan.

TCL Kenalkan Teknologi HV AC dan VRF, Tawarkan Solusi AC Komersial Tahan Fluktuasi Listrik Hingga 460 Volt

​”Kita upayakan di bulan ini. Mudah-mudahan akhir bulan sudah terbit,” pungkas Ian.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement