BERITASEMARANG.ID – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, resmi mengukuhkan 27 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Semarang Tahun 2026 di Ruang Lokakrida Balaikota, Rabu (12/8). Selain dipersiapkan untuk Peringatan Hari Kemerdekaan RI, para anggota Paskibraka didorong menjadi teladan kepemimpinan dan pelopor gerakan anti-perundungan (anti-bullying).
Agustina menegaskan bahwa proses pelatihan fisik, mental, dan ideologi Pancasila yang dilalui para anggota merupakan bentuk kaderisasi nyata bagi generasi muda.
”Menjadi pemimpin bukan perkara siapa yang berdiri paling depan, melainkan siapa yang mampu dipercaya dan menjaga orang-orang di sekitarnya. Keberanian seorang pemimpin adalah melindungi yang benar dan membuat orang lain merasa aman,” tegas Wali Kota.
Guna menjaga keseimbangan karakter, kebugaran, dan kesehatan mental pemuda, Pemerintah Kota Semarang juga menghadirkan pelbagai wadah pendukung:
-. Semarang Leadership Project: Wadah pembelajaran kepemimpinan bagi generasi muda.
-. Program PIJAR: Pendampingan dan kepedulian terhadap kesehatan mental remaja.
-. Gelora Muda Porwakos: Ajang olahraga (futsal, bulu tangkis, e-sport) dan ekspresi seni (kuliner Semarangan, fashion show adat, band) untuk mempererat kebersamaan.
Melalui sinergi pembinaan Paskibraka dan ruang kreativitas tersebut, jajaran Pemkot Semarang berharap para purna Paskibraka dan pemuda Kota Semarang mampu memegang teguh integritas serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Komentar